Perkembangan Populasi Wereng Coklat (Nilaparvata lugens STAL) Pada Galur-galur Padi Ultra Genjah Saat Musim Kemarau di Lahan Irigasi di Indramayu

dc.contributor.authorHari Iswanto, Eko
dc.contributor.authorNuryanto, Bambang
dc.contributor.authorSusanto, Untung
dc.contributor.authorGunawan, Indra
dc.date.accessioned2023-05-30T01:19:48Z
dc.date.available2023-05-30T01:19:48Z
dc.date.issued2015-08-06
dc.description8 hlm.; ills.; 2 tabel
dc.description.abstractVarietas ultra genjah (umur < 90 hari) bermanfaat untuk menambah indeks pertanaman serta memperbesar peluang untuk escape dari cekaman spesifik terprediksi karena dapat dijadualkan agar tanaman telah dipanen ketika cekaman datang. Penambahan karakter tahan wereng terhadap varietas ultra genjah akan memberikan pemecahan ganda untuk hal diatas dan sekaligus meredam perkembangan wereng coklat di daerah endemis. Penelitian perkembangan populasi wereng coklat pada galur-galur ultra genjah di lapang akan memberikan gambaran ketahanan galur-galur tersebut di areal-areal yang targetkan nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan populasi wereng coklat pada 10 galur ultra genjah beserta 2 varietas cek yang ditata dalam rancangan acak kelompok 4 ulangan yang ditanam di Sukra, Indramayu pada musim kemarau 2014. Serangan wereng terjadi di seputar areal percobaan mulai stadia pesemaian hingga panen. Pengendalian kimia terkendali dilakukan ketika populasi wereng telah mencapai ambang ekonomi. Konfirmasi ketahanan tiap galur dilakukan dengan melakukan skrining modifikasi genotipe-genotipe tersebut di rumah kaca menggunakan populasi wereng dari lokasi percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada stadia anakan, primordia maupun berbunga, populasi wereng coklat pada varietas Inpari 13 lebih rendah dibandingkan dengan semua galur ultra genjah yang diuji. Hasil skrining modifikasi menunjukkan bahwa galur BP14574b-27-3-IM-3-2*B dan varietas Inpari 13 yang bereaksi agak tahan terhadap populasi sukra-Indramayu. Sementara itu, galur UG-1, UG-2, C2-1-2- 2, B27-6-2-1 dan BP15618-1b-11 bereaksi agak rentan, sedangkan galur/varietas B13017c-RS*1-5-4-1-1, B13031b-RS*2-2-1-13-2 dan Silugonggo bereaksi rentan. Berdasarkan hasil, umur tanaman, ketahanan terhadap wereng coklat, dan intensitas penyakit kerdil yang terjadi di daerah percobaan ini, galur BP14574b27-3-IM-3-2*B relatif lebih baik dibanding genotipe lain yang diuji
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/20259
dc.language.isoid
dc.publisherBalai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)/BBSIP Padi
dc.titlePerkembangan Populasi Wereng Coklat (Nilaparvata lugens STAL) Pada Galur-galur Padi Ultra Genjah Saat Musim Kemarau di Lahan Irigasi di Indramayu
dc.title.alternativeProsiding Temu Teknologi Padi 2015. Buku 1
dc.typeArticle
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
46. Perkembangan Populasi Wereng Coklat (Nilaparvata lugens STAL) Pada Galur-galur Padi Ultra Genjah Saat Musim Kemarau di Lahan Irigasi di Indramayu - Eko HI, Bambang N, Untung S.pdf
Size:
311.04 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.77 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: