Kebijakan Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional

dc.contributoren-US
dc.coverageIndonesiaen-US
dc.coverage2013en-US
dc.coverageen-US
dc.creatorH. Suwanda, Mamat; Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Jl. Tentara Pelajar No. 12, Bogor 16114
dc.creatorNoor, Muhammad; Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa, Jl. Kebun Karet, Lok Tabat Utara, Banjarbaru 70712
dc.date2017-03-30
dc.date.accessioned2018-06-04T06:33:43Z
dc.date.available2018-06-04T06:33:43Z
dc.date.issued2017-03-30
dc.descriptionAbstrak. Lahan pasang surut merupakan sumberdaya yang sangat penting dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan nasionalsejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan laju alih fungsi lahan sawah terutama di Jawa. Potensi lahan rawa pasang surutsangat luas, diperkirakan 20,1 juta ha yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Sulawesi. Dari luas lahan tersebut,diantaranya 9,53 juta ha sesuai untuk budidaya pertanian dan potensial menjadi sumber pertumbuhan baru produksi pertanian.Dari pengalaman di beberapa lokasi pasang surut, jika lahan tersebut dikelola dengan baik, mampu menghasilkan produksi padiyang cukup tinggi. Dalam pemanfaatan lahan rawa pasang surut, khususnya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional perlubeberapa langkah strategi meliputi: penguatan inovasi teknologi melalui kegiatan penelitian dan pengembangan; penguatankerjasama secara harmonis, sinergis dan partisipatif antar pihak-pihak yang berkepentingan; regulasi pengembangan lahan rawapasang surut; zonasi wilayah pengembangan dan pewilayahan komoditas; pengembangan infrastruktur pendukung; penguatandistribusi dan pemasaran produk pertanian.Abstract. Tidal area is a very important resource in order to meet national food requirements in line with the increase inpopulation and the rate of conversion of paddy fields, especially in Java. The potential of tidal wetlands very widely predicted 20.1million ha, in Sumatra, Kalimantan, Papua, Sulawesi, including 9.53 million hectares suitable for agricultural cultivation andpotentially a source of new growth in agricultural production. From experience in several locations tidal, when managed properlyproduce rice production is quite high. In a tidal swamp land use, particularly in support of national food sovereignity, need somestrategy include: strengthening technological innovation through research and development activities; strengthening harmoniouscolaboration, synergistic and participatory between the parties concerned; regulation tidal swamp land development; zoningdevelopment of commodities; development of supporting infrastructure; strengthening the distribution and marketing ofagricultural products.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jsl/article/view/6480
dc.identifier10.2018/jsdl.v8i3.6480
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2313
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Agriculture Land Resource Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jsl/article/view/6480/5771
dc.relation10.2018/jsdl.v8i3.6480.g5771
dc.rightsCopyright (c) 2017 Jurnal Sumberdaya Lahanen-US
dc.source1907-0799
dc.source10.2018/jsdl.v8i3
dc.sourceJurnal Sumberdaya Lahan; Vol 8, No 3 (2014): Edisi Khususen-US
dc.titleKebijakan Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasionalen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US
dc.typeliterary analysis; ground checken-US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Kebijakan Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional.pdf
Size:
780.12 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
0 B
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: