Pengelolaan Lahan Gambut Untuk Pengembangan Kelapa Sawit Di Indonesia

dc.contributoren-US
dc.coverageIndonesiaen-US
dc.coverage2011en-US
dc.coverageen-US
dc.creatorSabiham, Supiandi; Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Jl. Raya Dramaga, Bogor
dc.creatorSukarman, Sukarman; Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Jl. Tentara Pelajar No. 12, Bogor 16114
dc.date2012-12-05
dc.date.accessioned2018-06-04T06:33:50Z
dc.date.available2018-06-04T06:33:50Z
dc.date.issued2012-12-05
dc.descriptionAbstrak.Lahan gambut yang mempunyai sifat mudah rusak, pemanfaatannya harus berpedoman pada upaya pengembangan lahan berkelanjutan dengan konsep pembangunan yang “konstruktif-adaptif”. Pengalihan fungsi lahan gambut untuk keperluan lain berdasarkan kesesuaian dan kemampuan lahan serta penggunaan teknologi yang sesuai harus menjadi dasar dalam pengembangan lahan gambut ke depan. Dengan demikian, pemilihan teknologi dan komoditas yang tepat dan adanya upaya untuk menekan kerusakan lahan hingga sekecil mungkin menjadi sangat penting. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang mampu beradaptasi dengan baik pada berbagai jenis lahan, termasuk lahan gambut. Dengan teknologi pengelolaan air yang tepat, disertai peningkatan stabilitas bahan gambut dan serapan CO2 oleh tanaman pada kawasan pengembangan kelapa sawit, maka pemanfaatan lahan gambut akan memberikan faedah yang besar, tidak hanya untuk masa kini tetapi juga untuk masa mendatangAbstract.Peatlands with fragile properties should be used by following the guidance of sustainable land development with land usages concept of “constructive-adaptive” development. Conversion of peatlands for other land usages based on land capability and land suitability as well as the appropriate use of technology should be the basis for their future development. Thus, the selection of suitable technologies and commodities with the attempts to reduce the land damage to the lowest level is very important. Oil palm is one of the agricultural commodities that are able to adapt different types of land, including peatlands. With proper water management and the efforts to increase peat stability and CO2 sequestration in the area of oil palm development, the use of peatlands will provide a great benefit, not only for today but also for the future.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jsl/article/view/6389
dc.identifier10.2018/jsdl.v6i2.6389
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2346
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Agriculture Land Resource Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jsl/article/view/6389/5691
dc.relation10.2018/jsdl.v6i2.6389.g5691
dc.rightsCopyright (c) 2017 Jurnal Sumberdaya Lahanen-US
dc.source1907-0799
dc.source10.2018/jsdl.v6i2
dc.sourceJurnal Sumberdaya Lahan; Vol 6, No 2 (2012)en-US
dc.titlePengelolaan Lahan Gambut Untuk Pengembangan Kelapa Sawit Di Indonesiaen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US
dc.typeliterary analysis; ground chekcen-US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Pengelolaan Lahan Gambut Untuk Pengembangan Kelapa Sawit Di Indonesia.pdf
Size:
876.64 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
0 B
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: