Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorYulita, Kusuma Dewi Sri; Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911
dc.creatorMartanti, Diyah; Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911
dc.creatorPoerba, Yuyu Suryasari; Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911
dc.creatorHerlina, Herlina; Pusat Penelitian Biologi-LIPI, Cibinong Science Centre, Jl. Raya Bogor Km. 46, Cibinong 16911
dc.date2016-05-12
dc.date.accessioned2018-05-02T06:25:48Z
dc.date.available2018-05-02T06:25:48Z
dc.date.issued2016-05-12
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/3326
dc.identifier10.21082/jhort.v24n1.2014.p1-9
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/976
dc.descriptionUmbi kentang hitam [Plectranthus rotundifolius (Poir.) Spreng.] merupakan salah satu sumber pangan alternatif bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun, rendahnya keragaman genetik kentang hitam menjadi kendala dalam perakitan varietas unggul. Pemuliaan tanaman dengan cara mutasi antara lain dengan iradiasi sinar γ diharapkan dapat meningkatkan keragaman genetik kentang hitam. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Januari - November 2010 di Laboratorium Genetika Tumbuhan, PusatPenelitian Biologi LIPI. Penelitian ini bertujuan mendeteksi mutan kentang hitam hasil radiasi sinar γ pada dosis 6, 25, dan 35 gray dengan menggunakan marka ISSR dan RAPD. Lima belas primer ISSR dan RAPD digunakan untuk mengamplifikasi genom DNA total. Di antara ke-15 primer tersebut, hanya empat primer yang menghasilkan pita-pita polimorfik untuk mendeteksi mutan hasil mutasi pada konsentrasi 25 gray yaitu (OPA 13, OPA 18, OPB 18, dan UBC 834) pada aksesi 1#10; 11.3#4; 11.3#5, dan 2.10#8 dan hanya tiga primer yang mampu mendeteksi mutan pada konsentrasi 35 gray (OPA 13, OPB 18, dan UBC 807) pada aksesi 4.10#2, 4.10#1, 4.10#4, 4.10#3, 4.10#5, dan 33d.1#3. Hal ini menunjukkan bahwa marka ISSR dan RAPD dapat digunakan untuk mendeteksi mutan pada kentang hitam.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/3326/2831
dc.rightsCopyright (c) 2016 Indonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en-US
dc.source2502-5120
dc.source0853-7097
dc.sourceJurnal Hortikultura; Vol 24, No 1 (2014): Maret 2014; 1-9en-US
dc.titleDeteksi Mutan Kentang Hitam Hasil Radiasi Sinar γ Menggunakan Marka ISSR dan RAPDen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record