Kajian Model Integrasi Ternak Sapi Dan Kelapa Sawit Di Kabupaten Aceh Timur

Show simple item record

dc.contributor.author Yunizar, Nani
dc.contributor.author Fenty, F
dc.contributor.author Ab, Basri
dc.contributor.author Azis, Abdul
dc.contributor.author Pesireron, Marietje
dc.contributor.other Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku en_US
dc.date.accessioned 2020-06-03T01:17:19Z
dc.date.available 2020-06-03T01:17:19Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/9432
dc.description.abstract Tujuan untuk mendapatkan model pengembangan SISKA di lahan perkebunan kelapa sawit yang sesuai dengan kondisi wilayah. Kajian dilaksanakan di Desa Alue Nyamuk Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur mulai Maret - November 2011. Pengkajian ini menggunakan 20 ekor sapi Bali jantan berumur 1,5 – 2 tahun, terdiri dari 10 ekor milik petani kooperator yang menerapkan model SISKA dan 10 ekor lagi milik petani non kooperator sebagai pembanding. Petani kooperator yang dipilih adalah petani yang memelihara sapi dikandangkan. Sedangkan pembanding diambil petani yang memelihara sapi dilepas di kebun sawit. Perlakuan yang diberikan pada ternak sapi petani kooperator yaitu pemberian pakan konsentrat yang berasal dari bungkil kelapa dan dedak dengan perbandingan 1: 2 atau 1 kg bungkil kelapa dikombinasikan dengan 2 kg dedak untuk per ekor per hari. Hijaun yang diberikan adalah pelepah sawit yang dikombinasikan dengan rumput alam sebanyak 10 % dari bobot badan. Feed suplement yang diberikan berupa mineral blok dan vitamin. Sebagai upaya pengendalian parasit internal dilakukan pemberian obat cacing. Pemeliharaan dilakukan selama 3 bulan. Data yang diamati yaitu 1) pertambahan bobot badan harian (PBBH) sapi yang dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji t 2) tingkat pendapatan dan asset pemilikan petani sebelum kegiatan (data dianalisis secara deskriptif). Hasil pengamatan dari 10 ekor sapi milik petani kooperator yang menerapkan model SISKA selama 60 hari menunjukan rata-rata pertambahan bobot badan harian per ekor sebanyak 0,74 kg. Hal ini melebihi pertambahan bobot badan dari sapi milik non kooperator yang tidak menerapkan model SISKA yang hanya mencapai 0,3 kg per ekor per hari. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian en_US
dc.subject Sapi en_US
dc.subject Kelapa sawit en_US
dc.subject Integrasi en_US
dc.subject Pakan en_US
dc.title Kajian Model Integrasi Ternak Sapi Dan Kelapa Sawit Di Kabupaten Aceh Timur en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account