Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorMustaha, M A; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara
dc.creatorPurwanto, R; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara
dc.creatorSusila, A D; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara
dc.creatorPitono, Joko; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara
dc.date2012-03-01
dc.date.accessioned2018-05-02T06:25:44Z
dc.date.available2018-05-02T06:25:44Z
dc.date.issued2012-03-01
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/4961
dc.identifier10.21082/jhort.v22n1.2012.p37-46
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/939
dc.descriptionTanaman manggis memiliki karakteristik pertumbuhan yang lambat yang antara lain disebabkan oleh sistem perakaran yang buruk, terbatasnya akar lateral, serta mudah terganggu oleh aerasi yang kurang baik dan kekeringan atau kelebihan air. Oleh karena itu rekayasa media tumbuh melalui pendekatan porositas untuk mendapatkan keseimbangan antara aerasi dan ketersediaan air untuk memacu pertumbuhan sangat diperlukan. Penelitian dilaksanakan di Rumah Plastik Pusat Kajian Buah Tropika, Institut Pertanian Bogor, Tajur dan Balai Penelitian Tanah Bogor mulai Januari 2009 sampai dengan Agustus 2010. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama ialah porositas media, terdiri atas empat taraf yaitu: 51–55, 56–60, 61–65, dan 66–70% dan faktor kedua ialah interval penyiraman yang terdiri atas empat taraf yaitu: 2, 4, 6 dan 8 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi porositas media 61–65% dengan penyiraman 6 hari + polimer penyimpan air (PPA) memberikan respons tertinggi terhadap tinggi tanaman (19,27 cm) dan pertambahan jumlah daun (9 helai), panjang akar (37,19 cm), dan potensial air jaringan daun (-7,23 bar). Pertumbuhan tajuk dan akar (khususnya panjang akar) berhubungan dengan gradien potensial air jaringan, dimana kombinasi porositas media 61–65% dengan peniraman 6 hari + PPA memiliki gradien potensial jaingan tertinggi (5,86 bar). Gradien potensial yang tinggi mendorong laju serapan dan translokasi air, sehingga respons yang nyata nampak pada peningkatan pertumbuhan tanaman. Media tumbuh dengan porositas 61–65 % dan penyiraman setiap 6 hari + PPA dapat diterapkan pada pembibitan manggis.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/4961/4210
dc.rightsCopyright (c) 2016 Indonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en-US
dc.source2502-5120
dc.source0853-7097
dc.sourceJurnal Hortikultura; Vol 22, No 1 (2012): Maret 2012; 37-46en-US
dc.titleRespons Pertumbuhan Bibit Manggis pada Berbagai Interval Penyiraman dan Porositas Mediaen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record