Keragaan Hasil Gabah Dan Karakter Agronomi Tujuh Varietas Padi Hibrida Di Kulon Progo, Yogyakarta

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Sutaryo, Bambang
dc.contributor.author Pramono, Joko
dc.contributor.other Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku en_US
dc.date.accessioned 2020-03-28T09:18:58Z
dc.date.available 2020-03-28T09:18:58Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/8994
dc.description.abstract Kajian keragaan hasil gabah dan karakter agronomi tujuh varietas padi hibrida dilaksanakan di Kelompok Tani Giyoso, Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta dari April hingga Juli 2016. Tujuh varietas padi hibrida yaitu Hipa 7, Hipa 8, Hipa 9, Hipa 10, Hipa 11, Hi pa 18, dan Hipa 19 ditanam dengan bibit berumur 15 hari dan satu bibit per lubang pada teknik jajar legowo 4:1, dengan jarak tanam 25 x 12,5 x 50 cm. Ukuran plot size per varietas adalah 1000 m 2 . Sedangkan dua varietas yang sudah dibudidayakan petani setempat Ciherang, dan Situ Bagendit, digunakan sebagai pembanding. Data dianalisis menggunakan uji t. Hipa 18 dan Hipa 19 masing-masing memberi hasil tertinggi sebesar 9,8 dan 9,4 t/ha, dibandingkan dengan varietas pembanding dan varietas lain yang dikaji. Hasil tertinggi pada Hipa 18 dan Hipa 19 dikontribusi oleh jumlah gabah isi, jumlah total gabah dan jumlah malai yang tinggi. Umur panen untuk padi hibrida berkisar dari 111 hari untuk Hipa 19 sampai 116 hari untuk Hipa 8. en_US
dc.publisher Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian en_US
dc.subject Gabah en_US
dc.subject Varitas en_US
dc.subject Padi en_US
dc.subject Padi Hibrida en_US
dc.title Keragaan Hasil Gabah Dan Karakter Agronomi Tujuh Varietas Padi Hibrida Di Kulon Progo, Yogyakarta en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account