ASPEK SOSIAl EKONOMI PETANI DI LAHAN RAWA LEBAK

Show simple item record

dc.contributor.author Yanti Rina D dan Herman Subagio (Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa)
dc.date.accessioned 2019-12-17T00:23:40Z
dc.date.available 2019-12-17T00:23:40Z
dc.date.issued 2017
dc.identifier.isbn 978-602-344-150-1
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/8362
dc.description.abstract Pengembangan lahan raw a lebak untuk pertanian merupakan salah satu alternatif untuk mengantisipasi semakin berkurangnya lahan pertanian di Pulau Jawa, sebagai akibat alih fungsi lahan ke lahan non pertanian. Lahan rawa lebak dirasa penting apabila terjadi musim kemarau panjang di Jawa dan daerah sentra produksi lainnya. Karakteristik petani di lahan rawa lebak antara lain: umur petani berada pada umur produktif dengan tingkat pendidikan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Pemilikan lahan rata-rata 0,87 haiKK. Pemilikan modal petani masih rendah, sehingga perlu pinjaman modal dengan tingkat bunga rendah disertai dengan pengawalan pemanfaatannya.Tingkat adopsi teknologi budidaya padi berada pada tahap sedang. Peningkatan produksi memerlukan perbaikan budidaya seperti jumlah benih per hektar, pemupukan, pengendalian gulma dan sistem tanam jajar legowo. Persepsi petani terhadap PTT adalah positf. Petani lebak lebih menyukai varietas Inpari 17 kemudian Inpari 30, Mekongga dan Ciherang. en_US
dc.publisher IAARD Press en_US
dc.subject ASPEK SOSIAl EKONOMI PETANI DI LAHAN RAWA LEBAK en_US
dc.title ASPEK SOSIAl EKONOMI PETANI DI LAHAN RAWA LEBAK en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account