Show simple item record

dc.contributor.author1. Dedi Nursyamsi 2. Suaidi Raihan 3. Muhammad Noor 4. Khairil Anwar 5. Muhammad Alwi 6. Eni Maftuah 7. Izhar Khairullah 8. Isdijanto Ar-Riza 9. R. Smith Simatupang 10. Noorginayuwati 11. Arifin Fahmi
dc.date.accessioned2019-10-18T01:26:06Z
dc.date.available2019-10-18T01:26:06Z
dc.date.issued2014-11
dc.identifier.isbn978-602-1520-78-9
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/8305
dc.description.abstractPerubahan iklim merupakan salah satu ancaman yang sangat serius terhadap sektor pertanian dan berpotensi mendatangkan masalah baru bagi keberlanjutan produksi pangan dan sistem produksi pertanian pada umumnya. Perubahan iklim adalah kondisi beberapa unsur iklim yang magnitude dan/atau intensitasnya cenderung berubah atau menyimpang dari dinamika dan kondisi rata-rata, menuju ke arah tertentu (meningkat atau menurun). Pengaruh perubahan iklim terhadap sektor pertanian bersifat multi dimensional, mulai dari sumber daya, infrastruktur pertanian, dan sistem produksi pertanian sampai aspek ketahanan dan kemandirian pangan, serta kesejahteraan petani dan masyarakat pada umumnya. Pengaruh tersebut dibedakan atas dua indikator, yaitu kerentanan dan dampak. Secara harfiah, kerentanan terhadap perubahan iklim adalah kondisi yang mengurangi kemampuan (manusia, tanaman, dan ternak) beradaptasi dan/atau menjalankan fungsi fisiologis/biologis, perkembangan fenologi pertumbuhan dan produksi serta reproduksi secara optimal akibat cekaman perubahan iklim. Dampak perubahan iklim adalah gangguan atau kondisi kerugian dan keuntungan, baik secara fisik maupun sosial dan ekonomi, yang disebabkan oleh cekaman perubahan iklim (Balitbangtan, 20 IIa; Balitbangtan, 20II b).en_US
dc.publisherIAARD Pressen_US
dc.subjectPERUBAHAN IKLIM DAN DEGRADASI LAHAN GAMBUTen_US
dc.titlePERUBAHAN IKLIM DAN DEGRADASI LAHAN GAMBUTen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record