Kekerabatan Beberapa Aksesi Padi Lokal Tahan Hama Penyakit Berdasarkan Analisis Polimorfisme Marka SSR

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator Rohaeni, Wage R.; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157; Faks. (0260) 521104
dc.creator Susanto, Untung; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157; Faks. (0260) 521104
dc.creator Yunani, Nani; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157; Faks. (0260) 521104
dc.creator Usyati, N.; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157; Faks. (0260) 521104
dc.date 2018-02-13
dc.date.accessioned 2019-10-09T09:40:38Z
dc.date.available 2019-10-09T09:40:38Z
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/ja/article/view/8338
dc.identifier 10.21082/jbio.v12n2.2016.p81-90
dc.identifier.uri http://124.81.126.59/handle/123456789/7729
dc.description Kegiatan karakterisasi secara genotipik merupakan salah satu sub kegiatan penting dalam pengelolaan plasma nutfah. Filogeni atau pohon kekerabatan berdasarkan data genotipik lebih mampu memperlihatkan berapa jarak genetik antar plasma nutfah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Filogeni dan jarak genetik antar plasma nutfah padi lokal unggul koleksi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.  Penelitian dilakukan pada bulan April – Desember 2015 di Laboratorium DNA Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Materi genetik yang digunakan adalah 15 padi lokal unggul dan varietas Ciherang yang merupakan varietas popular dilibatkan dalam penelitian sebagai kontrol. Analisa molekuler yang digunakan adalah analisa mikrosatelit SSR (simple sequence repeat) dengan jumlah marka SSR sebanyak 18. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk 3 kelompok/cluster besar pada pylogeni yang terbentuk. Cluster 1 terdiri dari genotype: Gadis Langsat, Kebo, Bandang sigadis, Ciherang, Jawa sleman, Marahmay, Takong, Ampek panjang, Benoraja, dan Siawak. Cluster 2 terdiri dari: Ase balucung, Ase bukne, Jadul, Pare lotong, dan Pare pulu. Cluster 3 terdiri dari varietas lokal Kapas. Jarak genetik paling jauh dimiliki antara Pare pulu dan Ampek panjang dengan koefisien jarak genetik 2.054. kekerabatan paling dekat dimiliki antara Siawak dan Padi kuning dengan jarak genetik 0.089. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/ja/article/view/8338/7168
dc.rights Copyright (c) 2018 Jurnal AgroBiogen en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 en-US
dc.source Jurnal AgroBiogen; Vol 12, No 2 (2016): Desember; 81-90 en-US
dc.source 2549-1547
dc.source 1907-1094
dc.subject padi lokal; pylogeni; jarak genetik. en-US
dc.title Kekerabatan Beberapa Aksesi Padi Lokal Tahan Hama Penyakit Berdasarkan Analisis Polimorfisme Marka SSR en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account