Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorHernita, Desi
dc.date2012-03-30
dc.date.accessioned2018-05-02T06:24:52Z
dc.date.available2018-05-02T06:24:52Z
dc.date.issued2012-03-30
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/371
dc.identifier10.21082/jhort.v22n1.2012.p29-36
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/745
dc.descriptionNitrogen merupakan unsur yang sangat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan produksi tanaman.  Hara ini merupakan komponen esensial klorofil, protein, hormon, dan enzim. Gejala kekurangan atau kelebihan hara tersebut dapat terdeteksi secara visual pada penampilan daun, sehingga sangat penting untuk mencegah terjadinya kedua kondisi tersebut pada pertumbuhan bibit duku (Lansium domesticum Corr). Penelitian status hara nitrogen dilakukan pada bibit duku umur 2 tahun yang ditanam pada media pasir di Provinsi Jambi dari bulan Maret 2010 sampai dengan Maret 2011.  Percobaan disusun menggunakan rancangan acak kelompok, dengan lima perlakuan dosis nitrogen: 0, 100, 200, 400, dan 800 ppm/tanaman, diaplikasikan dalam bentuk air irigasi setiap 2 hari sekali dan masing-masing perlakuan terdiri dari tiga tanaman dan tiga ulangan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala kekurangan nitrogen pertama terlihat pada daun tua yang ditandai dengan perubahan warna daun menjadi hijau kekuningan (klorosis), tangkai daun lemah dan berwarna kuning, jumlah daun kurang atau sama dengan 4,2 helai, pertumbuhan terhambat, dan konsentrasi nitrogen daun kurang dari 1,13%. Kecukupan nitrogen ditandai dengan pertumbuhan yang normal, daun berwarna hijau tua, jumlah daun berkisar antara 5 sampai 5,5 helai dan konsentrasi nitrogen daun antara 1,13 sampai 1,44%. Kelebihan nitrogen terlihat pada daun yang berwarna coklat dan mengalami nekrosis, jumlah daun kurang dari 3,78 helai, pertumbuhan bibit terhambat, konsentrasi nitrogen daun lebih dari 1,44%. Pertumbuhan maksimum membutuhkan 381 ppm pupuk nitrogen/tanaman, yang setara dengan 8 g urea/l air atau 77 g Urea/tahun. Rekomendasi pemupukan N ini merupakan salah satu teknologi yang dapat meningkatkan ketersediaan bibit duku bermutu.ABSTRAKNitrogen greatly affects the growth, development and production of crops, since it is an essential component of chlorophyl, proteins, hormones, and enzymes. The deficiency or excessive symptoms of the nitrogen can be easily observed mainly and visually in leaves, so it is important to determine the nitrogen concentration in both conditions.  The status study of the nitrogen on duku (Lansium domesticum Corr) seedling planted in sand was conducted in Jambi Province from March 2010 until March 2011.  The experiment was arranged by a randomized complete block design with five treatments consisting of three plants in each treatment and three replications. The treatments were consisted of five levels of nitrogen fertilization of 0, 100, 200, 400, and 800 ppm/plant. The results showed that nitrogen deficiency symptoms were appeared in old leaves with color changing from light green and yellowish (chlorosis), weak petiole and yellow color, leaf number more than or equal with 4.2, stunted growth with leaf nitrogen concentration less than 1.13%.  Adequate nitrogen was characterized by normal growth, dark green leaves, number of leaves between 5–5.5, and leaf nitrogen concentration from 1.13–1.44%. The symptoms of excessive nitrogen showed brown leaves, dry leaf (necrosis), number of leaves ≤ 3.78, inhibited seedling growth, leaf nitrogen concentration more than 1,44%.  The maximum growth requires 381 ppm of nitrogen fertilizer/crop, equivalent to 8 g of  Urea/l of water or 77 g Urea/year. Recommendation of nitrogen fertilizer is one technology that will increase the availability of qualified duku seedlings.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/371/314
dc.rightsCopyright (c) 2013 Indonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en-US
dc.source2502-5120
dc.source0853-7097
dc.sourceJurnal Hortikultura; Vol 22, No 1 (2012): Maret 2012; 29-36en-US
dc.titlePenentuan Status Hara Nitrogen pada Bibit Dukuen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record