Buletin Laboratorium Veteriner BBVet Wates Vol 13 No 1 Tahun 2013

Show simple item record

dc.contributor.author Balai Besar Veteriner Wates
dc.contributor.other Balai Besar Veteriner Wates en_US
dc.date.accessioned 2019-07-19T04:12:22Z
dc.date.available 2019-07-19T04:12:22Z
dc.date.issued 2013-01
dc.identifier.issn 0853-7968
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/7102
dc.description.abstract Survei Seroepidemiologi Brucellosis pada Sapi di Madura pada Tahap II Tahun 2012 telah diselesaikan dengan melakukan kolaborasi antara Laboratorium Penguji Balai Besar Veteriner Wates Jogjakarta bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur (UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Tuban dan UPT Perbibitan Ternak dan Kesehatan Hewan Madura di Pamekasan) serta Stasiun Karantina Kelas II Bangkalan terhadap Sapi-sapi yang berada di Pulau Madura, survei dimulai sejak bulan Maret sampai dengan November 2012. Pada tahun 2012 telah terpilih lokasi untuk semua kabupaten di Pulau Madura yakni : di Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep. Sedangkan sampel diambil di Kabupaten Bangkalan, 3 Kecamatan (Geger, Galis dan Kokop), Kabupaten Sampang, 6 Kecamatan (Treseh, Sokobanah, Sampang, Jrengik, Omben dan Banyuates), Kabupaten Pamekasan, 10 Kecamatan (Batu Marmar, Pasean, Palegan, Larangan, Pakong, Tlanakan, Pademawu, Pamekasan, Proppo dan Galis) dan Kabupaten Sumenep, 9 Kecamatan (Lenteng, Rubaru, Bluto, Dungkek, Sumenep, Pragaan, Dasuk, Batu Putih dan Guluk-guluk). Sampel Total yang berhasil diambil secara aktif di Pulau Madura sebanyak 13.928 sampel, terdiri dari Kabupaten Bangkalan (2.964), Sampang (4.095) Pamekasan (1.250) dan Sumenep (5.619), dari 13.928 sampel yang diuji, 13.926 negatif dan 2 sampel positif diuji dengan Rose Bengal Plate Test (RBPT) dari Kabupaten Bangkalan, Kecamatan Geger, Desa Lerpak, Dusun Jarat Burung dan di Kabupaten Sumenep, Kecamatan Bluto. Desa Pekadangan Barat, Desun Brungbo, tetapi setelah dikonfirmasi dengan pengujian Complement Fixation Test (CFT) dinyatakan Negatif. Prevalensi kejadian Brucellosis di Pulau Madura Tahap I tahun 2011 adalah sebesar 0.04% (3/7.099) dan pada Tahap II tahun 2012 dari 13.928 sampel Prevalensinya adalah 0.00%. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Balai Besar Veteriner Wates en_US
dc.relation.ispartofseries Vol 13 No 1 Tahun 2013;
dc.subject Buletin Laboratorium Veteriner en_US
dc.title Buletin Laboratorium Veteriner BBVet Wates Vol 13 No 1 Tahun 2013 en_US
dc.type Book en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account