Show simple item record

dc.contributor.authorSumilah
dc.contributor.authorAtman
dc.contributor.otherBPTP Jambien_US
dc.date.accessioned2019-02-26T01:16:42Z
dc.date.available2019-02-26T01:16:42Z
dc.date.issued2016-05-31
dc.identifier.isbn978-602-1276-17-4
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/6756
dc.description.abstractPengembanganjagung yang toleran cekaman kekeringan dan pemakaian varietas unggul baru (VUB) jagung hibrida diharapkan mampu meningkatkan produksi di lahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan tampilan tiga VUB jagung hibrida pada kondisi cekaman kekeringan di Sumatera Barat. Penelitian telah dilaksanakan pada lahan sawah tadah hujan di Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dari bulan Mei sampai September 2014. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Perlakuannya adalah tiga macam VUB jagung hibrida yang dilepas oleh Balitbangtan, yaitu: Bima-9, Bima-15 dan Bima-19. Teknologi yang diterapkan adalah komponen dasar dan pilihan yang terdapat dalam model pengelolaan tanaman terpadu (PTT) jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan VUB berpengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati, kecuali lingkar tongkol dan jumlah baris per tongkol. Didapatkan VUB jagung hibrida yang memberikan hasil berturut-turut, yaitu: Bima-15 (5,08 t/ha), Bima-9 (4.80 t/ha) dan Bima-19 (4.28 t/ha). VUB jagung hibrida Bima-15 sangat berpotensi untuk dikembangkan pada lahan sawah tadah hujan yang mengalami kekeringan di kawasan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.en_US
dc.publisherBB Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanianen_US
dc.subjectAdaptasi Jagung Hibridaen_US
dc.subjectVarietas Unggul Baruen_US
dc.subjectKekeringanen_US
dc.titleKERAGAAN TIGA VARIETAS UNGGUL BARU JAGUNG HIBRIDA PADA KONDISI CEKAMAN KEKERINGAN DI SUMATERA BARATen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record