Keragaan Karakter Agronomi dan Parameter Genetik Aksesi Ubi Jalar serta Toleransinya terhadap Hama Boleng

No Thumbnail Available
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Description
Plasma nutfah merupakan sumber gen yang digunakan dalam perakitan varietas. Informasi dari aksesi plasma nutfah mengenai keragaan, keragaman, daya pewarisan, dan kemajuan genetik harapan, serta toleransinya terhadap serangan hama dan penyakit perlu tersedia untuk merakit varietas baru. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi keragaan karakter agronomi dan paramater genetik aksesi ubi jalar (Ipomoea batatas L.) serta toleransinya terhadap hama boleng (Cylas formicarius). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Muneng pada Mei–September 2014. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan tiga ulangan. Bahan yang digunakan adalah 75 aksesi ubi jalar koleksi Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil analisis ragam menunjukkan perbedaan genotipe yang sangat nyata pada semua karakter yang diamati. Aksesi MLGI 0247 menunjukkan bobot umbi per plot tertinggi, sedangkan aksesi MLGI 0175 menunjukkan nilai terendah. Tujuh puluh lima aksesi yang diuji menunjukkan perbedaan ketahanan terhadap hama boleng yaitu satu aksesi ketahanan tinggi (HR), 19 aksesi ketahanan menengah (MR), 41 aksesi ketahanan rendah (LR), tujuh aksesi rentan (S), dan tujuh aksesi ekstrim rentan (ES). Empat aksesi (MLGI 0257, MLGI 0035, MLGI 0226, MLGI 0281) menunjukkan potensi hasil cukup tinggi dengan ketahanan terhadap hama boleng dengan kategori LR. Karakter diameter sulur, bobot tajuk, bobot umbi/plot, kadar bahan kering umbi, dan intensitas kerusakan umbi memiliki keragaman genetik yang luas, sedangkan panjang sulur, luas daun, indeks panen, jumlah umbi/plot, dan persen umbi boleng memiliki keragaman genetik yang sempit. Indeks panen dan bobot umbi/plot memiliki nilai keragaman genetik luas, heritabilitas, dan kemajuan genetik harapan yang tinggi, sehingga karakter tersebut berguna sebagai kriteria seleksi dan berpotensi memberikan respon positif dalam perbaikan hasil ubi jalar.
Keywords
Citation
Collections