EFEKTIVITAS DAN KOMPATIBILITAS EKSTRAK BIJI MIMBA UNTUK MENGENDALIKAN KOMPLEKS PENGGEREK BUAH KAPAS

Show simple item record

dc.contributor Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat en-US
dc.creator Nurindah, Nurindah
dc.creator Sunarto, Dwi Adi
dc.creator Sujak, Sujak
dc.date 2015-02-10
dc.date.accessioned 2018-06-04T07:18:32Z
dc.date.available 2018-06-04T07:18:32Z
dc.date.issued 2012
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/1831
dc.identifier 10.21082/bullittro.v23n1.2012.%p
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/3893
dc.description Kompleks penggerek buah kapas (Helicoverpa armigera Hūbner dan Pectinophora gossypiella Saunders) merupakan serangga hama yang masih menjadi fokus pengendalian dalam budidaya kapas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas dan kompatibilitas ekstrak biji mimba (EBM[H1] ) untuk mengendalikan kompleks penggerek buah. Penelitian dilakukan di KP. Asembagus pada Musim Penghujan (MP) 2009, disusun dalam rancangan petak terbagi dengan 2[H2] dua faktor dengan tiga ulangan3[H3] . Petak utama adalah tata tanam : Kapas monokultur serta Tum-pangsari kapas, kacang hijau dan jagung. Anak petak adalah teknik pengendalian : Insektisida kimia sintetis, yaitu aplikasi insektisida berdasarkan ambang kendali; Insektisida nabati EBM aplikasi EBM secara berjadwal 7[H4] tujuh hari sekali (40-75 hari setelah tanam); Parasitoid telur (T), pelepasan Trichogrammatoidea bactrae berjadwal 10 hari sekali (40-90 hst); T dan EBM; pelepasan parasitoid telur secara berjadwal 10 hari sekali (40-90 hst); jika populasi penggerek buah masih mencapai ambang kendali dilakukan aplikasi EBM; dan Kontrol, tanpa pene-rapan pengendalian. Pengamatan dilaku-kan terhadap : Perkembangan populasi H. armigera, P. gossypiella, dan preda-tor; kerusakan buah; dan hasil kapas berbiji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi H. armigera dapat dikendalikan pada tingkat yang tidak merusak oleh semua teknik pengendalian yang diuji. Kerusakan buah oleh P. gossypiella pada M[H5] perlakuan monokultur lebih tinggi 21% dibandingkan pada TS[H6] perlakuan tumpangsari. Aplikasi EBM secara berjadwal tidak mampu menekan infestasi larva P. gossypiella ke dalam buah, tetapi jika ditambahkan pelepasan parasitoid telur infestasi larva P. gossypiella dapat ditekan hingga 40%. Pelepasan parasitoid telur dan penyem-protan EBM dapat mempertahankan produksi kapas berbiji hingga 1.176 kg/ ha. EBM mempunyai kompatibilitas yang tinggi dengan pelepasan parasitoid telur dalam pengendalian kompleks penggerek buah kapas, baik dalam sistem tanam monokultur maupun tumpangsari. dengan palawija[H1]Ekstrak biji mimba (EBM)[H2]dua[H3]tiga[H4]tujuh[H5]perlakuan mono kultur (M)[H6]perlakuan tumpang sari (TS) en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/1831/5622
dc.source 2527-4414
dc.source 0215-0824
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT; 48-60 en-US
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 23, No 1 (2012): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT; 48-60 id-ID
dc.title EFEKTIVITAS DAN KOMPATIBILITAS EKSTRAK BIJI MIMBA UNTUK MENGENDALIKAN KOMPLEKS PENGGEREK BUAH KAPAS en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account