Pengaruh Tingkat Kemasakan Terhadap Viabilitas Benih Secang

No Thumbnail Available
Date
1993
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Abstract
Description
Studi mengenai perkecambahan benih secang telah dilaksanakan di laboratorium Fisikologi, Balai Penelitian tanaman Rempah dan Obat Bogor pada bulan Agustus 1993. Studi ini dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama berupa tahap pendahuluan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh tingkat kemasakan terhadap perkecambahan benih secang. Pada tahap ini pengujian dilaksanakan dengan menggunakan dua macam warna kulit benih yaitu coklat dan hijau kekuningan. Tahap kedua yaitu merupakan percobaan dengan tujuan untuk melihat pengaruh tingkat kemasakan dan beberapa perlakuan terhadap viabilitas potensial dan vigor benih. Pada tahap ini percobaan disusun secara factorial dalam rancangan acak lengkap dengan 4 ulangan. Factor pertama adalah tingkat kemasakan benih yang dilihat berdasarkan warna kulit benih, yaitu; a) coklat tua, b) coklat muda dan, c) hijau kekuningan. Factor kedua adalah perlakuan tambahan untuk meningkatkan perkecambahan yaitu; p) kontrol, q) perendaman dalam air suhu 800C selama 30 menit, dan r) perendaman dalam larutan KNO, 0.2% selama 30 menit, dan s) membuang sumbat pada daerah mikrofil. Hasil percobaan tahap ke-1 menunjukkan bahwa warna kulit benih hijau kekuningan merupakan petunjuk bagi benih untuk dipanen. Sedangkan percobaan tahap ke-2 menunjukkan bahwa interaksi antara warna kulit hijau kekuningan dengan perlakuan KNO, 0.2% menghasilkan viabilitas dan vigor tertinggi.
Keywords
Citation