KARAKTERISTIK MORFOLOGI, PRODUKSI DAN MUTU 15 AKSESI NILAM

Show simple item record

dc.contributor Balittro en-US
dc.creator Haryudin, Wawan; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.creator Suhesti, Sri; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.date 2016-09-27
dc.date.accessioned 2018-06-04T07:17:39Z
dc.date.available 2018-06-04T07:17:39Z
dc.date.issued 2014
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/3286
dc.identifier 10.21082/bullittro.v25n1.2014.1-10
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/3613
dc.description Peningkatkan mutu genetik tanaman dapat dilakukan melalui, eksplorasi, hibridisasi, mutasi breeding dan rekayasa genetik. Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) mempunyai variasi genetik yang sempit karena diperbanyak secara vegetatif. Salah satu teknik peningkatan mutu genetik nilam dapat dilakukan dengan mengumpulkan plasma nutfah dari berbagai sentra produksi maupun daerah lainnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakter morfologi, anatomi, produksi dan mutu minyak atsiri 15 aksesi nilam. Penelitian dilakukan di KP. Cimanggu Balittro sejak Januari sampai Desember 2010. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua ulangan. Bahan tanaman yang digunakan adalah 15 aksesi yaitu GR1, GR3, GR4, BNY, CLP, PWK1, BRS, DRI, PKB, GYL, KT, TM2, Sipede 4, LO1, SK dan varietas Sidikalang sebagai kontrol. Parameter yang diamati karakter pertumbuhan, produksi dan mutu pada umur lima bulan setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang tinggi terhadap karakter kuantitatif, sedangkan pada karakter kualitatif variasinya sangat sempit. Tingkat kekerabatan berdasarkan karakter morfologi batang dan daun berkisar antara 83,95-97,41%, karakter produksi dan mutu berkisar antara 65,86-95,91% dan terbagi menjadi dua kelompok utama yaitu kelompok I dan II. Masing-masing kelompok dipisahkan oleh karakter jumlah daun, panjang daun, tebal daun, tinggi tanaman, jumlah cabang sekunder, panjang ruas cabang, diameter batang,  bobot  basah,  bobot  kering,  dan  jumlah  kelenjar  minyak.  Tingginya  kandungan kadar  minyak  atsiri  dan patchouli alkohol terdapat pada GR1 (2,44%), GR3 (2,27%), GR4 (3,31%), PKB (2,85%), dan TM2 (2,25%) dengan kadar patchouli alkohol di atas 43,85%. Produksi bobot basah 402,3-861,2 g dan bobot kering 91,3-203,4 g tanaman-1. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/3286/2803
dc.rights Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 en-US
dc.source 2527-4414
dc.source 0215-0824
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; 1-10 en-US
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 25, No 1 (2014): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; 1-10 id-ID
dc.subject en-US
dc.title KARAKTERISTIK MORFOLOGI, PRODUKSI DAN MUTU 15 AKSESI NILAM en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account