DETEKSI Piper yellow mottle virus (PYMoV) PENYEBAB PENYAKIT KERDIL PADA TANAMAN LADA SECARA Polymerase Chain Reaction (PCR)

Show simple item record

dc.contributor Balittro en-US
dc.creator Miftakhurohmah, NFN; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.creator Mariana, Maya; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.creator Wahyuno, Dono; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.date 2016-11-13
dc.date.accessioned 2018-06-04T07:17:38Z
dc.date.available 2018-06-04T07:17:38Z
dc.date.issued 2016-09-27
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/3566
dc.identifier 10.21082/bullittro.v27n1.2016.77-83
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/3603
dc.description Penyakit kerdil yang disebabkan oleh Piper yellow mottle virus (PYMoV) dan Cucumber mosaic virus (CMV) merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman lada di Indonesia. Keberadaan PYMoV tidak mudah dikenal karena di lapang infeksi kedua virus dapat terjadi pada satu tanaman. Deteksi PYMoV pada sampel tanaman lebih akurat perlu dicari dan teknik molekuler dianggap paling sesuai untuk saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi PYMoV pada tanaman lada secara polymerase chain reaction (PCR) menggunakan pasangan primer spesifik PYMoV-F dan PYMoV-R. Isolasi total DNA tanaman lada dilakukan menggunakan ATP genomic DNA mini kit. Deteksi PYMoV secara molekuler dilakukan dengan teknik PCR menggunakan pasangan primer spesifik PYMo-F dan PYMoV-R. Untuk mengecek spesifitas primer yang digunakan, dilakukan perunutan nukleotida pada produk PCR yang dihasilkan. Runutan nukleotida yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan program BioEdit Sequence Alignment Editor, Complementor, Translate dan BLAST. DNA total hasil isolasi memiliki kualitas yang baik terlihat dari terbentuknya pita DNA yang utuh pada gel elektroforesis. Teknik PCR yang dilakukan berhasil mendapatkan pita DNA berukuran sekitar 450 pb (pasang basa) sesuai dengan prediksi dari desain primer. DNA yang didapatkan memiliki runutan nukleotida sebanyak 450 nukleotida yang ditranslasikan menjadi 148 asam amino. Hasil analisis BLAST runutan nukleotida menunjukkan bahwa isolat yang terdeteksi merupakan PYMoV yang memiliki kemiripan runutan nukleotida sebesar 92% dengan PYMoV asal Vietnam. Primer PYMoV-F dan PYMoV-R dapat digunakan untuk mendeteksi PYMoV pada tanaman lada. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/3566/3020
dc.rights Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 en-US
dc.source 2527-4414
dc.source 0215-0824
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT; 77-84 en-US
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 27, No 1 (2016): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT; 77-84 id-ID
dc.subject en-US
dc.title DETEKSI Piper yellow mottle virus (PYMoV) PENYEBAB PENYAKIT KERDIL PADA TANAMAN LADA SECARA Polymerase Chain Reaction (PCR) en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account