Pengaruh Perbandingan Berat Buah Lada Dengan Air dan Waktu Pemblansiran terhadap Mutu Lada Hitam yang Dihasilkan

No Thumbnail Available
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Buletin Teknologi Pasca Panen
Abstract
Description
Pengolahan lada hitam di tingkat petani masih dilakukan secara tradisional yang umumnya belum memperhatikan efisiensi pengolahan, segi kebersihan dan konsistensi mutu. Dengan demikian, mutu lada yang dihasilkan cenderung rendah atau bahkan tidak memenuhi mutu yang disyaratkan negara importir. Untuk meningkatkan mutu dan daya saing lada Indonesia di pasar dunia, perlu dilakukan perbaikan cara pengolahan di tingkat petani sehingga dihasilkan lada dengan mutu sesuai standar ekspor. Untuk meningkatkan mutu lada hitam telah tersedia paket teknologi pengolahan lada hitam secara masinal yang dilengkapi dengan proses blanching. Untuk mendapatkan kondisi proses blanching yang tepat telah dilaksanakan percobaan untuk melihat pengaruh perbandingan berat buah lada dengan air ( 1:5, 2:5, 3:5) dan waktu pencelupan dalam air panas ( 2,5 dan 5 menit) terhadap mutu lada hitam. Temperatur air panas yang dipakai pada prosess blanching adalah 80oC. Dari hasil percobaan tersebut diduga perbandingan berat buah lada dengan air berpengaruh terhadap rendemen, rasio rehidrasi, dan kadar minyak atsiri lada yang dihasilkan. Karena itu untuk memperoleh mutu lada hitam yang baik faktor tersebut diatas perlu diperhatikan. Lama waktu blanching 2,5 menit pada suhu 80oC untuk semua perbandingan berat buah lada dan air nampaknya sudah cukup efisien dan efektif untuk menghasilkan lada hitam dengan karakteristik mutu yang cukup baik. Namun demikian untuk penggunaan berat buah yang lebih besar perlu diverifikasi kembali untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif, mengingat bahan yang akan digunakan berbeda jenis dan karakteristiknya.
Keywords
Citation