Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorSutardji, Sutardji; Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Jalan Raya Kendalpayak km 8, Kotak Pos 66, Malang 65101
dc.creatorMaulidyah, Sri Ismi; Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi Jalan Raya Kendalpayak km 8, Kotak Pos 66, Malang 65101
dc.creatorSankarto, Bambang S.
dc.date2016-09-29
dc.date.accessioned2018-06-04T06:31:28Z
dc.date.available2018-06-04T06:31:28Z
dc.date.issued2016-09-29
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpp/article/view/4849
dc.identifier10.21082/jpp.v25n1.2016.p15-22
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2232
dc.descriptionKemutakhiran sumber acuan dalam suatu karya tulis ilmiah (KTI) merupakan hal penting yang dipersyaratkan dalam penilaian angka kredit jabatan fungsional. Oleh karena itu, agar KTI mendapat nilai yang baik, sumber rujukan harus mutakhir. Pengkajian ini bertujuan mengetahui kemutakhiran sumber acuan pada beberapa jurnal lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Pengkajian menggunakan sembilan jurnal (lima primer, empat review) lingkup Balitbangtan dan jurnal AGRIVITA terbitan Universitas Brawijaya sebagai pembanding. Parameter yang dikaji adalah (1) proporsi rujukan artikel primer dan artikel sekunder, (2) kemutakhiran rujukan, dan (3) paruh hidup literatur. Analisis bibliometrik digunakan untuk memperoleh dan menganalisis data. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pada jurnal primer, proporsi rujukan antara artikel primer dan artikel sekunder berkisar 66-79% dan 21-34%, sedangkan pada jurnal review antara 43-51% dan 49-57%. Indonesian Journal of Agricultural Science paling banyak merujuk artikel primer (79%). Kebaruan usia rujukan (umur 0-10 tahun) pada jurnal primer sebesar 64%, sedangkan pada jurnal review 67,4%. Paruh hidup literatur berkisar antara 6,2-13 tahun, rata-rata 8,3 tahun. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan dan Iptek Tanaman Pangan memiliki paruh hidup literatur termutakhir, masing-masing 6,2 tahun. Beberapa jurnal lingkup Balitbangtan memiliki proporsi rujukan artikel primer lebih tinggi daripada AGRIVITA, namun secara kumulatif lebih rendah (60,4%), tetapi memiliki umur paruh hidup literatur yang sama (8,3 tahun).en-US
dc.languageid
dc.publisherPusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanianen-US
dc.rightsCopyright (c) 2016 Jurnal Perpustakaan Pertanianen-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0en-US
dc.source2541-0814
dc.source0854-1078
dc.sourceJurnal Perpustakaan Pertanian; Vol 25, No 1 (2016): April 2016; 15-22en-US
dc.titleKEMUTAKHIRAN SUMBER ACUAN PADA BEBERAPA JURNAL LINGKUP BADAN LITBANG PERTANIANen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record