Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorIrawati, Ina; Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Jalan Salemba Raya 28 A Jakarta Pusat
dc.creatorMuljono, Pudji; Institut Pertanian Bogor Jalan Pajajaran, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor 16151
dc.creatorArdiansyah, Firman; Institut Pertanian Bogor Jalan Pajajaran, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor 16151
dc.date2016-03-16
dc.date.accessioned2018-06-04T06:31:25Z
dc.date.available2018-06-04T06:31:25Z
dc.date.issued2016-03-16
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpp/article/view/3186
dc.identifier10.21082/jpp.v24n1.2015.p1-7
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2207
dc.descriptionVolume informasi digital terus meningkat sebagai hasil kegiatan digitalisasi koleksi non-digital maupun informasi yang dibuat dalam bentuk digital (born digital). Informasi digital rentan terhadap perubahan teknologi. Koleksi informasi digital biasanya disimpan dalam suatu repositori institusi. Repositori institusi merupakan salah satu indikator dalam menentukan kualitas suatu situs web yang dinilai oleh Webometric. Untuk menjamin informasi digital dapat diakses secara terus-menerus, perlu dilakukan preservasi digital. Pengkajian dilakukan untuk mengetahui kesiapan repositori institusi di Indonesia yang mendapatkan penilaian Webometric pada Januari 2014 dalam melaksanakan preservasi digital, dilihat dari aspek kebijakan preservasi digital, format file, cakupan metadata, dan hambatan dalam melaksanakan preservasi digital. Sampel kajian sebanyak 35 repositori institusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa repositori institusi di Indonesia yang mendapat penilaian Webometric pada Januari 2014 belum siap melaksanakan preservasi digital. Sebanyak 12 repositori (52%) sudah memiliki kebijakan preservasi, namun format file dan cakupan metadata belum sesuai dengan standar dan kebutuhan preservasi digital, serta masih banyak hambatan yang dihadapi oleh pengelola repositori dalam melaksanakan preservasi digital. Rekomendasi dari hasil kajian ini adalah pentingnya membuat kebijakan preservasi sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan preservasi digital, menggunakan format file yang sesuai standar, dan melengkapi metadata yang diperlukan.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherPusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanianen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpp/article/view/3186/pdf
dc.rightsCopyright (c) 2016 Jurnal Perpustakaan Pertanianen-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0en-US
dc.source2541-0814
dc.source0854-1078
dc.sourceJurnal Perpustakaan Pertanian; Vol 24, No 1 (2015): April 2015; 1-7en-US
dc.titleKESIAPAN REPOSITORI INSTITUSI DI INDONESIA DALAM PRESERVASI DIGITALen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record