STABILITAS HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI DI LAHAN SAWAH

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator Krismawati, Amik; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur Jl. Raya Karangploso Km 4 Malang, Jawa timur
dc.creator Arifin, Zaenal; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur Jl. Raya Karangploso Km 4 Malang, Jawa timur
dc.date 2014-07-19
dc.date.accessioned 2018-05-25T02:14:06Z
dc.date.available 2018-05-25T02:14:06Z
dc.date.issued 2014-07-19
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/1374
dc.identifier 10.21082/jpptp.v14n2.2011.p%p
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2028
dc.description Yield Stability of Rice on Wetland. The experiment is purposed to evalluate stability of hybrid and new varieties of rice were conducted at five locations as Nganjuk, Bojonegoro, Jember, Blitar dan Ngawi in dry season 2007. Ten varieties of rice consist of six hybrids as Bernas Super, PP-1, Bernas Prima, Hibrindo R-1, Intani 2, SL-8H and four new varieties as Mekongga, Pepe, Cibogo, Ciherang were tested in Randomized Block Design with three replications. Plot size was 5 m x 6 m and plant spacing 20 cm x 20 cm. Yield data were analyzed for stability using a regression technique following Eberhant and Rusell (1966). The results of these experiment indicated that effect of varieties location and varieties x location interaction were significant. Yield stability analysis indicated that there were three varieties which produce stable yield and had average yield higher than checks, namely PP1, Bernas Prima and Mekongga with yield of 7.4, 7.7, and 7.7 respectively. Key words : Hybrid variety rice, new varieties rice, yield stability Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas varietas unggul hibrida dan unggul baru dilaksanakan di lima lokasi yaitu Nganjuk, Bojonegoro, Jember, Blitar dan Ngawi pada Musim Kemarau tahun 2007. Sepuluh varietas yang diuji terdiri dari enam varietas unggul hibrida yaitu Bernas Super, PP-1, Bernas Prima, Hibrindo R-1, Intani 2, SL-8H dan empat varietas unggul baru yaitu Mekongga, Pepe, Cibogo, Ciherang. Rancangan yang digunakaan di masing - masing lokasi adalah Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Ukuran setiap petak adalah 5 m x 6 m dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm. Stabilitas hasil sepuluh varietas unggul hibrida dan varietas unggul baru dievaluasi dengan model stabilitas menurut Eberhant and Rusell (1966), dengan kriteria varietas yang stabil yaitu yang koefisien regresi bi = 1 dan simpangan ragam regresi terhadap ragam gabungan (S2di = 0). Hasil percobaan menujukkan bahwa varietas unggul hibrida Bernas Super, PP-1, Bernas Prima, Hibrindo R-1, Intani 2, dan SL-8H serta varietas unggul baru Mekongga, Pepe, Cibogo, Ciherang dengan hasil gabah kering diatas rata – rata umumnya dan merupakan varietas yang mempunyai stabilitas hasil masing – masing 7,39; 7,09 dan 7,08 t/ha. Varietas - varietas tersebut dianjurkan untuk dapat diuji lagi dalam skala yang agak luas dan bila sudah mantap dapat diusulkan untuk dilepas menggantikan varietas yang sudah lama digunakan. Kata kunci : Varietas unggul padi hibrida, varietas unggul padi baru, stabilitas hasil en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/1374/1146
dc.source 2528-0791
dc.source 1410-959X
dc.source Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian; Vol 14, No 2 (2011): Juli 2011 en-US
dc.title STABILITAS HASIL BEBERAPA VARIETAS PADI DI LAHAN SAWAH en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account