Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorHerawati, Hera; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tengah
dc.creatorHubeis, Aida Vitayala; Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Jl. Lingkar Akademik, Kampus IPB Dramaga Bogor, 16680, Indonesia
dc.creatorAmanah, Siti; Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Jl. Lingkar Akademik, Kampus IPB Dramaga Bogor, 16680, Indonesia
dc.creatorFatchiya, Anna; Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Jl. Lingkar Akademik, Kampus IPB Dramaga Bogor, 16680, Indonesia
dc.date2018-03-07
dc.date.accessioned2018-05-25T02:13:37Z
dc.date.available2018-05-25T02:13:37Z
dc.date.issued2018-03-07
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/7145
dc.identifier10.21082/jpptp.v20n2.2017.p155-170
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1897
dc.descriptionKapasitas petani mengelola padi sawah ramah lingkungan di sistem sawah irigasi teknis, menurut karakteristik personal dan peluang pengembangannya, meliputi: kemampuan secara teknis inovasi teknologi, kemampuan menyusun rencana usahatani, kemampuan mengevaluasi, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan kemampuan bermitra sinergis. Kemampuan ini, merupakan wujud kapasitas tinggi yang dimiliki petani. Penelitian bertujuan: menganalisis hubungan antara karakteristik petani dengan tingkat kapasitasnya mengelola sawah ramah lingkungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 174 petani. Analisis data dilakukan uji deskriptif, uji beda Mann Whitney dan uji Rank Spearman, menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong berbeda baik karakteristik maupun kemampuan mengelola usahataninya. Terdapat perbedaan yang nyata pada pendidikan non formal dan luas lahan. Tingkat kapasitas petani dalam pengelolaan padi sawah yang ramah lingkungan pada kategori rendah. Rendahnya kapasitas petani dipengaruhi oleh kemampuan perencanaan usahatani dan kemampuan bermitra sinergis. Hubungan keseluruhan kapasitas petani terhadap kemampuannya menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan sangat nyata dan mempengaruhi kapasitas petani adalah pendidikan non formal dan luas lahan. Penelitian ini membuktikan bahwa mereka yang memiliki akses terhadap penyuluhan dan pelatihan usahatani ramah lingkungan secara nyata dapat meningkatkan kapasitas petani, dan petani yang memiliki lahan luas merasakan keuntungan menggelola sawah yang ramah lingkungan dibanding dengan lahan sempit.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageind
dc.publisherBalai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanianen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/7145/7017
dc.rightsCopyright (c) 2018 Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanianen-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0en-US
dc.source2528-0791
dc.source1410-959X
dc.sourceJurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian; Vol 20, No 2 (2017): Juli 2017; 155-170en-US
dc.titleKAPASITAS PETANI PADI SAWAH IRIGASI TEKNIS DALAM MENERAPKAN PRINSIP PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI SULAWESI TENGAHen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record