KINERJA PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS NENAS DI KECAMATAN TAMBANG, KABUPATEN KAMPAR

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator ;, Bestina; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, Jl. Kaharudin Nasution Km. 10 Po Box 1020, Pekan Baru
dc.creator ;, Bestina; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, Jl. Kaharudin Nasution Km. 10 Po Box 1020, Pekan Baru
dc.creator ;, Supriyanto; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, Jl. Kaharudin Nasution Km. 10 Po Box 1020, Pekan Baru
dc.creator Hartono, Slamet; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau, Jl. Kaharudin Nasution Km. 10 Po Box 1020, Pekan Baru
dc.creator Syam, Amiruddin; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tenggara, Jl. M. Yamin No. 89 Duwatu Kendari
dc.date 2014-08-13
dc.date.accessioned 2018-05-25T02:13:36Z
dc.date.available 2018-05-25T02:13:36Z
dc.date.issued 2014-08-13
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/1533
dc.identifier 10.21082/jpptp.v8n2.2005.p%p
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1884
dc.description The study was conducted in Tambang District, Kampar Regency, Riau Province in pineapple agribusinessdevelopment in 2001 and aimed at observing performance of field extension workers and the affecting factors .Primary data were collected using questionnaires from the respondents consisting of 60 farmers, 10 filed extensionworkers, and one Head of Agricultural Extension Service (BPP). The data were processed using both parametric andnon parametric statistics. Performance of the field extension workers in pineapple agribusiness development was notoptimal due to lack of motivation, limited capabilities of the extension workers, and lack of farmers’ participation.Key words: agricultural extension workers, agribusiness, pineapplePenelitian ini dilakukan di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada tahun 2001, dengantujuan untuk melihat kinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis nenas dan faktor-faktor apa sajayang mempengaruhinya. Data dianalisis secara deskriptif. Pengumpulan data-data primer menggunakan kuesionerdengan mewawancarai responden yang terdiri dari 60 orang petani, 10 orang penyuluh pertanian, dan seorang KepalaBPP. Untuk memperoleh kesepadanan penilaian antara kelompok responden dilakukan uji Konkordasi Kendall.Metode analisis dilakukan dengan uji statistik parametrik dan nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwakinerja penyuluh pertanian dalam pengembangan agribisnis nenas belum optimal. Belum optimalnya kinerja penyuluhpertanian ini disebabkan oleh : motivasi penyuluh dalam melaksanakan tugas hanya sekedar untuk memenuhikewajibannya, kemampuan penyuluh masih terbatas, dan tingkat partisipasi petani dalam pelaksanaan kegiatanusahatani nenas juga sedang.Kata kunci : penyuluh pertanian, agribisnis, nenas en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/1533/1314
dc.source 2528-0791
dc.source 1410-959X
dc.source Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian; Vol 8, No 2 (2005): Juli 2005 en-US
dc.title KINERJA PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS NENAS DI KECAMATAN TAMBANG, KABUPATEN KAMPAR en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account