PRODUKTIVITAS TANAMAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL PADI DI LAHAN SAWAH BUKAAN BARU DENGAN BERBAGAI PEMUPUKAN DI SULAWESI SELATAN

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator ,, Sahardi; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5 Sudiang Makassar Sulawesi Selatan
dc.creator ,, Herniwati; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5 Sudiang Makassar Sulawesi Selatan
dc.creator Djufry, Fadjry; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5 Sudiang Makassar Sulawesi Selatan
dc.date 2015-01-18
dc.date.accessioned 2018-05-25T02:13:35Z
dc.date.available 2018-05-25T02:13:35Z
dc.date.issued 2015-01-18
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/1812
dc.identifier 10.21082/jpptp.v17n3.2014.p%p
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1877
dc.description The Study of Productivity and Feasibility of Rice in New Opened Wetland Based on Several Types of Fertilizers. Soil fertility of new wetland field in South Sulawesi is generally low and variated, so that fertilization technology is a must to improve the productivity. This study aims is to determine the effect of fertilization on the growth and yield of rice fields and to obtain a package of rice fertilization technology that can improve the productivity of new wetland field in South Sulawesi. The study was arranged in a randomized block design with four treatment combinations of organic and inorganic fertilizers carried by four farmers in their land asreplications. The results showed that the aplication of combination between organanic and anorganic fertilizer had significant effect on the growth and yield of rice in newly open land. The organic fertilizer package of 5 t/ha + 20 l POC bio urine/ha in combination with inorganic fertilizer 200 kg urea/ha + 300 kg NPK/ha was the best package that could increase rice yield by 26.36% compared to farmers fertilization method and also be financially feaseble to be developed in new wetland field of South Sulawesi.Key words: New opened wetland, fertilization, riceABSTRAKKesuburan tanah pada lahan sawah bukaan baru di Sulawesi Selatan umumnya rendah dan beragam, sehingga teknologi pemupukan merupakan hal yang mutlak dilakukan untuk meningkatkan produktivitas. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi sawah serta mendapatkan paket teknologi pemupukan padi sawah yang dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah bukaan baru di Sulawesi Selatan. Kajian disusun dalamRancangan Acak Kelompok dengan empat perlakuan kombinasi pemupukan organik dan anorganik dilaksanakan oleh empat orang petani di lahan miliknya sebagai ulangan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemupukan kombinasi pupuk organik dan anorganik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Paket pemupukan 5 t pupuk organik/ha + 20 lt POC bio urine/ha yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik 200 kg Urea/ha + 300 kg NPK/ha, merupakan paket terbaik.Paket tersebut dapat meningkatkan hasil 26,36 % dibandingkan cara petani dan secara finansial layak untuk dikembangkan pada lahan bukaan baru di Sulawesi Selatan.Kata kunci: Lahan sawah bukaan baru, pemupukan, padi en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/view/1812/6497
dc.source 2528-0791
dc.source 1410-959X
dc.source Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian; Vol 17, No 3 (2014): November 2014 en-US
dc.title PRODUKTIVITAS TANAMAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL PADI DI LAHAN SAWAH BUKAAN BARU DENGAN BERBAGAI PEMUPUKAN DI SULAWESI SELATAN en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account