Show simple item record

dc.contributorPuslitbangbunen-US
dc.creatorMURSALIN, MURSALIN; Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jambi Jalan Raya Jambi-Muara Bulian Km.15 Mendalo Darat Jambi 36122 Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga PO.Box 220 Bogor
dc.creatorHARIYADI, PURWIYATNO; Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga PO.Box 220 Bogor SEAFAST CENTER, Institut Pertanian Bogor Jalan Puspa No.1 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680
dc.creatorPURNOMO, EKO HARI; Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga PO.Box 220 Bogor SEAFAST CENTER, Institut Pertanian Bogor Jalan Puspa No.1 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680
dc.creatorANDARWULAN, NURI; Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga PO.Box 220 Bogor SEAFAST CENTER, Institut Pertanian Bogor Jalan Puspa No.1 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680
dc.creatorFARDIAZ, DEDI; Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga PO.Box 220 Bogor SEAFAST CENTER, Institut Pertanian Bogor Jalan Puspa No.1 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680
dc.date2013-03-02
dc.date.accessioned2018-05-24T01:41:22Z
dc.date.available2018-05-24T01:41:22Z
dc.date.issued2013-03-02
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/view/2162
dc.identifier10.21082/littri.v19n1.2013.41 - 50
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1755
dc.descriptionABSTRAKMinyak kelapa merupakan sumber medium chain triglycerides(MCT) utama. Melalui proses fraksinasi dapat dihasilkan fraksi minyakdengan kandungan MCT tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajaripengaruh berbagai faktor perlakuan dingin terhadap kristalisasi danfraksinasi minyak kelapa, serta untuk menetapkan prosedur pendinginanyang efektif dalam menghasilkan fraksi minyak dengan kandungan MCTtinggi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium SEAFAST CENTER IPBdari bulan Maret 2012 sampai bulan Februari 2013. Fraksinasi dilakukandengan memanaskan minyak pada suhu 70°C lalu didinginkan padaberbagai laju pendinginan untuk mencapai beberapa variasi suhukristalisasi, diaduk dengan kecepatan 15 rpm, dibiarkan mengkristal padalama waktu yang berbeda (hingga 900 menit), serta difraksinasi denganpenyaringan vakum menggunakan kertas Whatman 40. Tiga tahappendinginan yang merupakan faktor kunci keberhasilan proses kristalisasiminyak kelapa yaitu tahap pendinginan awal dari suhu 70 hingga 29°C;tahap pendinginan kritis 29°C hingga suhu kristalisasi; dan tahapkristalisasi itu sendiri. Pada tahap pertama minyak kelapa didinginkansecepat mungkin untuk menurunkan waktu proses, tetapi pada tahap keduaharus dilaksanakan dengan laju pendinginan lambat (kurang dari 0,176°C/menit) untuk menghasilkan kristal yang berukuran besar dan tidak mudahmeleleh. Minyak dengan kandungan triasilgliserol tinggi dapat diperolehdari fraksi olein minyak kelapa. Pada perlakuan suhu kristalisasi 21,30-21,73°C untuk laju pendinginan kritis antara 0,013 hingga 0,176°C/menit,semakin rendah laju pendinginan kritis dan semakin lama proseskristalisasi maka kandungan MCT fraksi olein yang dihasilkan akansemakin tinggi.Kata kunci: minyak kelapa, laju pendinginan, kristalisasi, fraksinasi, MCTABSTRACTCoconut oil is the main source of medium chain triglycerides(MCT). Fractionation produce oil fraction containing MCT concentrate.This research aims to study the influence of various factors of coolingtreatment on the crystallization and fractionation of coconut oil, and toestablish effective cooling procedure to produce oil fraction with highMCT content. The research was conducted in Laboratorium of SEAFASTCENTER IPB from March 2012 to February 2013. Coconut oil washeated at 70°C then cooled at different cooling rate to reach variouscrystalization temperatures. The oil was then stirred at 15 rpm and allow tocrystallized at different period of time (up to 900 min), and finallyfractionated by vacuum filtration using Whatman #40 paper. Fractionationtemperatures was the same as crystalization temperature. The resultsshowed that there were three distinct cooling regimes critical tocrystallization process, i.e temperature range from 70 to 29°C; 29°C tocrystallization temperature; and crystallization temperature. In the firstregime, melted coconut oil might be cooled quickly to save time, but in thesecond regime need be done with a cooling rate of less than 0.176°C/minto produce physically stable crystal. Oil with high triacylglycerol contentcould be obtained from olein fraction of coconut oil. At the crystallizationtemperature 21.30-21.73°C for the critical cooling rate between 0.013 to0.176°C/min, the higher MCT content of olein fraction were produced bythe lower critical cooling rate and the longer crystallization process.Keywords: fractionation, crystallization, MCT, coconut oil, cooling rate.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunanen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/view/2162/1891
dc.source2528-6870
dc.source0853-8212
dc.sourceJurnal Penelitian Tanaman Industri; Vol 19, No 1 (2013): Maret 2013; 41-50en-US
dc.titleFRAKSINASI KERING MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN KRISTALISATOR SKALA 120 KG UNTUK MENGHASILKAN FRAKSI MINYAK KAYA TRIASILGLISER0L RANTAI MENENGAHen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record