Show simple item record

dc.contributorPuslitbangbunen-US
dc.creatorHAFIF, BARIOT; Peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung Jalan Z.A. Pagar Alam Ia. Bandar Lampung 35145
dc.creatorERNAWATI, Rr.; Peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung Jalan Z.A. Pagar Alam Ia. Bandar Lampung 35145
dc.creatorPUJIARTI, YULIA; Peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung Jalan Z.A. Pagar Alam Ia. Bandar Lampung 35145
dc.date2016-09-26
dc.date.accessioned2018-05-24T01:40:48Z
dc.date.available2018-05-24T01:40:48Z
dc.date.issued2016-09-26
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/view/2204
dc.identifier10.21082/littri.v20n2.2014.101 - 109
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1611
dc.descriptionABSTRAKProduktivitas kelapa sawit rakyat di Provinsi Lampung masih relatifrendah dibanding potensi produktivitas optimal. Berkenaan dengan hal itu,dari bulan Februari sampai dengan September 2012 dilakukan kajiandengan tujuan mengidentifikasi karakteristik agroekologi dan teknispengelolaan kebun kelapa sawit rakyat yang berpeluang diperbaiki agarproduktivitas kebun kelapa sawit rakyat meningkat. Kebun kelapa sawitrakyat yang diidentifikasi dipilih secara acak di tujuh kabupaten diProvinsi Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui survei danwawancara petani. Rata-rata produksi tandan buah segar (TBS) kebunkelapa sawit rakyat di Lampung masih rendah (15 ton/hektar/tahun).Produksi ini berpeluang ditingkatkan melalui penerapan teknologi yangdapat mengatasi sifat-sifat agroekologi sebagai faktor pembataspertumbuhan dan produksi kelapa sawit, seperti ketersediaan air, retensihara, dan bahaya erosi. Teknologi yang dibutuhkan untuk mengatasikendala tersebut antara lain membangun irigasi suplemen, meningkatkankemampuan tanah dalam menyimpan air, memperbanyak penggunaanbahan organik dan kapur, serta mengaplikasikan teknologi konservasitanah dan air. Produktivitas kebun kelapa sawit rakyat akan berpeluangmeningkat  seiring  dengan  bertambahnya  umur  tanaman,  sertameningkatnya penggunaan pupuk organik untuk tanaman yang telahmenghasilkan (TM) dan pupuk NPK untuk tanaman belum menghasilkan(TBM). Pembinaan petani perlu diintensifkan untuk meningkatkankesadaran petani akan pentingnya memupuk TBM. Hasil analisismengindikasikan bahwa pemupukan NPK untuk TBM berkorelasi positifdengan produktivitas kelapa sawit.Kata kunci: Elaeis guineensis Jacq., agroekologi, pengelolaan kebunkelapa sawit rakyat, produktivitasABSTRACTProductivity of smallholder oil palm in Lampung province is stillrelatively low compared to the potential for optimal productivity. A studywas conducted with regard to that, from February to September 2012 toidentify the agroecological characteristics and technical management ofsmallholder oil palm plantations that likely to be improved in order toincrease the productivity of oil palm of smallholder. Smallholderplantations studied were randomly selected, each 1 sites in seven districtsin Lampung Province and data collection was conducted through surveysand interviews of farmers. Average production of fresh fruit bunches(FFB) of smallholder oil palm plantations in Lampung are still low (15tons/hectare/year). The production is likely to be enhanced through theapplication of technology that is able to cope with the nature ofagroecology as the constraints of growth and production of oil palm,namely the availability of water, nutrient retention, and erosion hazard.The technology needed to overcome the obstacles include supplementingirrigation, increasing the soil's ability to store water, multiplying the useof organic materials and lime, and applying soil and water conservationtechnologies. Besides that, oil palm productivity of smallholder likelyincrease, along with the increasing age of the plant, the growing use oforganic fertilizer for plants that have produced (TM) and NPK fertilizerfor immature plants (TBM). Development of farmers needs to beintensified to increase farmers' awareness of the importance of fertilizingthe TBM. The results of the analysis indicated that NPK fertilization forTBM positively correlated with the productivity of oil palm.Keywords: Elaeis guineensen-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunanen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/view/2204/1929
dc.source2528-6870
dc.source0853-8212
dc.sourceJurnal Penelitian Tanaman Industri; Vol 20, No 2 (2014): Juni 2014; 101-109en-US
dc.titlePELUANG PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT RAKYAT DI PROVINSI LAMPUNGen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record