VIABILITAS DAN EFEKTIVITAS FORMULA NEMATODA Steinernema sp. TERHADAP HAMA PENGGEREK BUAH KAPAS Helicoverpa armigera HUBNER

Show simple item record

dc.contributor Puslitbangbun en-US
dc.creator PRABOWO, HERI
dc.creator INDRAYANI, IGAA; Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Jalan Raya Karangploso Km 4, Kotak Pos 199, Malang 65152
dc.date 2020-06-19
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/view/2160
dc.identifier 10.21082/jlittri.v18n4.2012.151-155
dc.description ABSTRAKEntomopatogen dari genus Steinernema berpotensi digunakansebagai pengendali berbagai serangga hama, terutama ordo Lepidoptera,seperti  Helicoverpa  armigera.  Penggunaan  Steinernema  untukpengendalian H. armigera akan menguntungkan karena aman terhadaplingkungan, mudah diproduksi massal, toleran terhadap berbagai macampestisida, dapat aktif mencari serangga sasaran, tidak menyebabkanresisten dan resurjensi, serta dapat diaplikasikan dengan alat semprotstandar. Namun, formula pestisida hayati mengandung Steinernema masihsangat terbatas. Tujuan penelitian adalah membuat formula Steinernemasp. yang efektif terhadap hama penggerek buah kapas (H. armigera).Penelitian dilaksanakan di laboratorium Patologi Serangga, BalaiPenelitian Tanaman Pemanis dan Serat, Malang mulai bulan Mei-Juli2010. Larva instar III Steinernema sp. dibuat dalam 6 macam formulaperlakuan dengan bahan pembawa (carrier) berbeda-beda, yaitu (1)suspensi (akuades + sukrosa), (2) pellet-2 (sekam padi), (3) pellet-1(tanah liat + arang), (4) agar + spon, (5) kapsul (Ca-alginat), dan (6)kontrol (akuades). Setiap formula diinokulasikan 10 6 juvenil infektif (JI).Masing-masing perlakuan disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL)dengan tiga kali ulangan. Penurunan jumlah juvenil infektif (JI) padasetiap formula yang diamati per minggu selama ± 4 minggu. Isolat yangdigunakan untuk penelitian ini berasal dari Asembagus. Untukmengevaluasi efektivitas formula, larva H. armigera diperlakukan denganJI yang berasal dari masing-masing formula setiap minggu selama empatminggu. Perlakuan ini menggunakan rancangan acak lengkap denganempat ulangan. Jumlah penurunan JI setiap minggu selama empat minggusetelah perlakuan. Persentase JI yang hidup pada pellet-1, suspensi, pellet-2, agar + spon, kapsul, dan kontrol berturut-turut sebesar 53; 12,4; 44;63,8; 17,6; dan 5%. Pada minggu pertama sampai minggu keempat setelahperlakuan terlihat bahwa formula yang paling baik mempertahankan JIadalah agar + spon dan kemudian berturut-turut diikuti oleh pellet-1,pellet-2, kapsul, suspensi. Steinernema sp. yang disimpan selama empatminggu dalam berbagai bentuk formula terhadap H. armigera berkisarantara 80-99%. Formula agar dan spon paling baik untuk menyimpanSteinernema sp. selama empat minggu, karena formula ini memberikantingkat viabilitas dan efektivitas Steinernema sp. paling tinggi.Kata kunci : efektivitas, formula, Helicoverpa armigera, Steinernema sp.,viabilitasABSTRACTEntomopathogenic nematodes genus Steinernema for are potentialto be used as a control for various insect pests, especially ordoLepidoptera, such as Helicoverpa armigera. The use of Steinernema tocontrol H. armigera is beneficial because it is environmentally friendly,easy to produce, tolerant to several pesticides, actively search the targetinsect, does not cause resistance and resurgence, and can be applied byusing standard sprayer. Unfortunately, biological pesticide containingSteinernema is still limited. The study was aimed at formulating abiological agen containing Steinernema sp. to control the cotton bollwormweevil (H. armigera). The experiment was conducted at insect pathologylaboratory, Indonesian Sweetener and Fiber Crops Research Institute,Malang from May to July 2010. Steinernema sp. instar III larvae wasformulated in six different forms such as Pellet-1 (clay+carbon),suspension (distilled water+sucrose), Pellet-2 (rice husk), agar+sponge,capsule (Ca-alginate), and control (distilled water). Each formulation wasinoculated with 10 6 Infective Juvenile (IJ). Each treatment was arranged incompletely randomized design (CRD) with three replicates. Eachformulation observed showed decrease in IJ number every week for + 4weeks. Isolates used for this research were originated from Asembagusexperimental station. For evaluation of the formulation effectiveness, H.armigera larvae was treated using IJ from the formula weekly for fourweeks. On the first week after treatment, the percentages of living IJ inPellet-1, suspension, Pellet-2, agar+sponge, capsule, and control were 53;12.4; 44; 63.8; 17.6; and 5%, respectively. Effectiveness of Steinernemasp. stored for four weeks in various formulations against H. armigeraranged from 80-99%. The best formula of Steinernema sp for storage wasagar+sponge because of its ability to viability and effectiveness ofSteinernema sp.Key words: effectiveness, formulation, Helicoverpa armigera, viability,Steinernema sp., en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/view/2160/5329
dc.source Jurnal Penelitian Tanaman Industri; Vol 18, No 4 (2012): Desember 2012; 151-155 en-US
dc.source 2528-6870
dc.source 0853-8212
dc.subject en-US
dc.title VIABILITAS DAN EFEKTIVITAS FORMULA NEMATODA Steinernema sp. TERHADAP HAMA PENGGEREK BUAH KAPAS Helicoverpa armigera HUBNER en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account