Strategy to Improve Corn Production and Export in Lampung Province

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator Pujiharti, Yulia; Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
dc.creator Arief, Ratna Wylis; Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung
dc.date 2021-06-07
dc.date.accessioned 2021-09-07T02:53:55Z
dc.date.available 2021-09-07T02:53:55Z
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/view/11320
dc.identifier 10.21082/jp3.v40n1.2021.p31-43
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/13445
dc.description The population of Lampung continues to increase and the rapid development of the industry causes the need for maize in this area to continue to increase as well. This paper provides alternative steps to increase the production and export of maize in Lampung Province. Maize production can be increased by increasing the harvest area by expanding the planted area to suboptimal untapped land, such as in Mesuji, Pesisir Barat, and West Lampung districts. Another effort that can be made to increase maize production is to apply an intercropping pattern on the same land. Another strategy is to increase productivity by using hybrid maize such as varieties NK-22, P-21, and Bisi-2, providing manure, balanced fertilizers, integrated pest and disease management (IPM), and application of post-harvest technology. Efforts to increase harvested area and productivity need to be continued to increase corn production sustainably. The strategy to increase exports is to increase production and reduce the need for corn for feed and other uses (other than foodstuffs). In this case, the corn that will be used for feed and other uses can be replaced by sorghum.Keywords: Corn, production, export, strategy AbstrakSTRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI DAN EKSPOR JAGUNG DI PROVINSI LAMPUNGJumlah penduduk Lampung yang terus meningkat dan perkembangan industri yang pesat menyebabkan kebutuhan jagung di daerah ini terus pula meningkat. Tulisan ini memberikan alternatif langkah-langkah peningkatan produksi dan ekspor jagung di Provinsi Lampung. Produksi jagung dapat ditingkatkan melalui penambahan luas panen dengan memperluas areal tanam ke lahan suboptimal yang belum dimanfaatkan, seperti di Kabupaten Mesuji, Pesisir Barat, dan Lampung Barat. Upaya lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung adalah menerapkan pola tumpangsari pada lahan yang sama. Strategi lainnya yaitu meningkatkan produktivitas dengan penggunaan jagung hibrida seperti varietas NK-22, P-21, dan Bisi-2, pemberian pupuk kandang, pupuk berimbang, pengelolaan hama dan penyakit secara terpadu (PHT), dan penerapan teknologi pascapanen. Upaya peningkatan luas panen dan produktivitas perlu diteruskan agar produksi jagung meningkat secara berkelanjutan. Strategi peningkatan ekspor yaitu dengan meningkatkan produksi dan mengurangi kebutuhan jagung untuk pakan dan penggunaan lain (selain bahan makanan). Dalam hal ini, jagung yang akan digunakan untuk pakan dan penggunaan lain dapat digantikan oleh sorgum.Kata kunci: Jagung, produksi, ekspor, strategi en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/view/11320/9706
dc.rights Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 en-US
dc.source Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian; Vol 40, No 1 (2021): June, 2021; 31-43 en-US
dc.source 2541-0822
dc.source 0216-4418
dc.subject Corn; production; export; strategy en-US
dc.title Strategy to Improve Corn Production and Export in Lampung Province en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

Files Size Format View

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account