Evaluasi Toleransi Plasma Nutfah Padi, Jagung, dan Kedelai terhadap Lahan Bermasalah (Lahan Masam, Keracunan Al, dan Fe)

Show simple item record

dc.contributor.author Budiarti ...[at al], Sri G.
dc.contributor.other Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian en_US
dc.date.accessioned 2021-03-25T06:43:53Z
dc.date.available 2021-03-25T06:43:53Z
dc.date.issued 2003-12
dc.identifier.isbn 979-3919-00-0
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/12245
dc.description.abstract Penelitian ini bertujuan mencari genotip padi toleran terhadap keracunan Al dan Fe, serta sifat-sifat penting lainnya (morfologi dan fisiologi) dan mencari genotip jagung dan kedelai terhadap keracunan Al serta sifat-sifat penting lainnya (morfologi dan fisiologi). Kegiatan evaluasi plasma nutfah padi, jagung, dan kedelai terhadap keracunan Al serta evaluasi plasma nutfah padi terhadap keracunan Fe telah selesai dilaksanakan di Instalasi Penelitian Tamanbogo Lampung pada MH 2002. Jumlah aksesi yang diuji terhadap keracunan Al adalah 200 aksesi padi, 100 aksesi jagung, dan 100 aksesi kedelai. Jumlah aksesi yang diuji terhadap keracunan Fe adalah 200 aksesi padi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan, kecuali kedelai hanya 2 ulangan. Hasil uji plasma nutfah padi terhadap keracunan Al diperoleh 23 aksesi yang toleran dengan skor 1-3 di antaranya yang mempunyai skor 1, yaitu Tayan (No. reg. 21228) dan Segeret (No. reg. 21230). Uji toleransi keracunan Al pada jagung diperoleh 10 aksesi yang tingkat toleransinya toleran-moderat dengan skor 2-3. Di antara 10 aksesi tersebut, 3 aksesi mempunyai skor Al 2,2-2,3, yaitu Kelinci (No. reg. 2006), Leha-leha (No. reg. 2026), dan Lokal Anyar (No. reg. 3176). Selanjutnya uji toleransi terhadap Al pada kedelai diperoleh 13 aksesi toleran, beberapa di antaranya adalah kedelai Kecipir Putih (No. reg. 3233), Mlg 2593 (No. reg. B3567), Lokal Pasuruan (No. reg. 2665). Evaluasi plasma nutfah padi terhadap keracunan Fe terpilih 16 aksesi yang toleran dengan skor 1-3 pada pengamatan 8 MST, yaitu Randah Padang K. (No. reg. 4323), Pulu Denni b (No. reg. 4372), Getik (No. reg. 5643), Mendalet (No. reg. 5657), Menta (No. reg. 5758), Rojolele (No. reg. 5813), Ritgen (No. reg. 6550), Jedah (No. reg. 6601, Ketan (No. reg. 6856), Sampang K (No. reg. 6857), Komas A (No. reg. 6877A), Komas B (No. reg. 6877b), Sipulo (No. reg. 8025), Genjah Mada (No. reg. 5856), Pudak Kuning (No. reg. 6204), dan Cere Bandung (No. reg. 6858). en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher Balai Penelitian Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian en_US
dc.subject Padi, jagung, kedelai, evaluasi, keracunan Al dan Fe en_US
dc.title Evaluasi Toleransi Plasma Nutfah Padi, Jagung, dan Kedelai terhadap Lahan Bermasalah (Lahan Masam, Keracunan Al, dan Fe) en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account