Bioetika dalam Pengelolaan Lahan Irigasi dan Pemanfaatan Air Mendukung Ketahanan Pangan

No Thumbnail Available
Date
2009-12
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BB Biogen
Abstract
Bioetika dalam Pengelolaan Lahan Irigasi dan Pemanfaatan Air Mendukung Ketahanan Pangan. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi setiap saat dan merupakan unsur yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pangan adalah kebutuhan pokok sekaligus menjadi esensi kehidupan manusia. Oleh karena itu, hak atas pangan merupakan bagian penting dari hak azasi manusia. Di samping itu, pangan memiliki fungsi yang sangat strategis. Untuk mewujudkan ketahanan pangan diperlukan upaya peningkatan produksi pangan secara terus menerus terutama beras baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi dengan memperhatikan kaidah-kaidah bioetika. Saat ini, sekitar 80% produksi beras dihasilkan dari lahan irigasi, terutama di Jawa. Di sisi lain, luas lahan pertanian terus menyusut dan terjadi pelandaian produktivitas lahan. Kondisi ini disebabkan oleh terjadinya konversi lahan secara terus menerus tanpa diimbangi pembukaan sawah baru, dan pemanfaatan pupuk anorganik berlebihan yang telah menurunkan kualitas lahan. Dalam dasa warsa terakhir, investasi untuk membuka lahan sawah baru juga masih sangat terbatas, termasuk pembangunan infrastruktur irigasi dalam skala yang besar. Masalah lain yang perlu mendapat perhatian adalah kerusakan lingkungan di daerah aliran sungai (DAS), sehingga sering terjadi banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. Kondisi ini diperburuk oleh pengaruh pemanasan global akibat efek Gas Rumah Kaca (GRK), sehingga terjadinya perubahan iklim sulit diprediksi. Untuk menghadapi masalah dan tantangan tersebut diperlukan peraturan perundangan atau instrumen untuk mencegah konversi lahan irigasi ke non pertanian, penetapan lahan pertanian (irigasi) abadi, mendorong pemanfaatan pupuk organik, perbaikan manajemen pengelolaan air di tingkat usahatani, konservasi DAS, dan meningkatkan partisipasi petani dalam konservasi lahan dan air untuk menjamin kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Penerapan prinsip-prinsip bioetika diharapkan dapat mengatasi konflik kepentingan jangka pendek, perebutan kepentingan lintas sektor, dan tekanan sosial-ekonomi penduduk yang terus meningkat, dalam rangka mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Description
Keywords
Pengelolan lahan dan air, bioetika, ketahanan pangan.
Citation