Produktivitas Itik Lokal Sistem Gembala pada Daerah persawahan lrigasi di Desa woekasar, Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru

Loading...
Thumbnail Image
Date
2005-11-22
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Abstract
Pengkajian produktivitas itik lokal sistem gembala pada lahan sawah irigasi telah dilakukan di Kabupaten Buru. Desa Waekasar tahun 2003. Keberhasilan itik lokal yang mampu beradaptasi dengan lingkungan Indonesia. Membuat ternak ini dapat hidup dan berkembang biak dimana saja. Provinsi Maluku dengan beberapa kabupaten yang ada memiliki potensi dalam pengembangan ternak itik. Kabupaten Buru merupakan salah satu daerah pengembangan ternak itik dengan populasi ternak itik sekitar 43.675 ekor, namun ternyata belum mampu berperan sebagai sumber pangan andalan. Sebagai penghasil telur dan daging, ternak itik dapat menyumbangkan 19% kebutuhan telur dan 0,94% kebutuhan daging, utuk komsumsi nasional. Sementara untuk kebutuhan telur komsumsi di provinsi masih sangat rendah 0,26 g/hari dan kebutuhan ini masih disubtitusi dari telur ayam ras petelur dan ayam buras. Pemeliharaan itik lokal di Kabupaten Buru yang merupakan daerah persawahan dilakukan secara tradisional. Pengkajian ii dilaksanakan denga menggunakan metode survei dan monitorig selama 5 bulan. Hasil pegkajian diperoleh produksi Duck Day itik gembala adalah 24,7% dengan rata-rata bobot telur per butir adalah 66,72 g. secara finansial usaha ternak itik memberi keuntungan sebesar Rp. 975.000,-
Description
Keywords
Itik, Padang gembala, Produktivitas, Daerah sawah irigasi
Citation