Strategi peningkatan intensitas pemanfaatan rekomendasi kebijakan pembangunan pertanian

No Thumbnail Available
Date
2020
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
PPMKP
Abstract
RINGKASAN EKSEKUTIF Salah satu keluaran utama Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) adalah rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari kegiatan penelitian, kajian kebijakan, dan telaahan staf. Selama ini, penyampaian rekomendasi kebijakan yang sebagian besar dikemas dalam bentuk policy brief, belum dapat diketahui pemanfaatan atau tindaklanjutnya oleh pemangku kepentingan terkait. Kondisi ini menyebabkan akuntabilitas kinerja PSEKP belum dapat dinilai secara optimal, karena tuntutan kinerja institusi pemerintah saat ini dan ke depan diarahkan pada pemanfaatan output atau biasa disebut sebagai outcome. Untuk mendukung keberhasilan peningkatan intensitas pemanfaatan rekomendasi kebijakan PSEKP oleh stakeholders, dilakukan perbaikan secara komprehensif mulai dari proses penyusunan, cara penyampaian, dan evaluasi pemanfaatan rekomendasi kebijakan. Perbaikan proses penyusunan berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas rekomendasi kebijakan. Sementara itu, perbaikan cara penyampaian rekomendasi kebijakan berkaitan dengan upaya untuk lebih meyakinkan stakholders terhadap butir-butir penting dari rekomendasi kebijakan yang disarankan. Evaluasi pemanfaatan berkaitan dengan perlunya indikator pemanfaatan rekomendasi kebijakan (dalam hal ini seberapa banyak rekomendasi kebijakan yang dimanfaatkan atau ditindaklanjuti oleh stakeholders). Proses perubahan secara komprehensif mulai dari proses penyusunan, cara penyampaian, dan evaluasi pemanfaatan rekomendasi kebijakan PSEKP oleh pengguna, memberikan indikasi prospek pemanfaatan rekomendasi kebijakan yang semakin baik. Indikasi tersebut antara lain: (a) para peneliti dan analis kebijakan semakin memahami perlunya menghasilkan rekomendasi kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan penggguna dan dapat diimplementasikan; (b) para peneliti dan analis kebijakan menyiapkan bahan paparan lebih serius dan mengupayakan tampilan yang lebih menarik; (c) respon pengguna rekomendasi kebijakan sangat baik dan mendukung upaya memperbaiki cara penyampaian rekomendasi kebijakan melalui komunikasi langsung (baik off-line maupun virtual); (d) desain aplikasi mempunyai prospek untuk menghimpun masukkan dan memberikan informasi pemanfaatan secara lebih obyektif. Tingkat pemanfaatan rekomendasi kebijakan yang dihasilkan PSEKP oleh pengguna sangat diperlukan sebagai basis penilaian kinerja institusi PSEKP dan untuk menjaga eksistensi institusi PSEKP di Kementan. Untuk itu, monitoring dan evaluasi pemanfaatan rekomendasi kebijakan penting untuk dilakukan. Evaluasi pemanfaatan rekomendasi kebijakan dapat difungsikan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban kinerja peneliti dan analis kebijakan. Melalui proyek perubahan ini, para peneliti dan analis kebijakan dituntut untuk membangun reputasi individu. Dengan begitu, para peneliti dan analis kebijakan akan bekerja dengan sungguh-sungguh dalam rangka membangun dan mempertahankan reputasinya. Berdasarkan diagnosis organisasi, PSEKP sebagai suatu unit organisasi secara efektif dapat dan telah mengoperasikan Proyek Perubahan, yang mendapat respons positif dari para pemangku kepentingan dan mitra kerja. Efektivitas pelaksanaan proyek perubahan ini karena PSEKP mampu bertransformasi menjadi organisasi pembelajar dalam empat perspektif, yaitu organisasi adaptif, organisasi pembelajar, membangun dialog strategis, dan organisasi kewirausahaan.
Description
Keywords
Kebijakan pembangunan pertanian, Kebijakan, Aplikasi SIKASINJAK, SIKASINJAK=Sistem Advokasi Rekomendasi Kebijakan, Pusat Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian (PSEKP), Laporan Proyek Perubahan, PKN=Pelatihan Kepemimpinan Nasional, PKN TK.II/17/2020
Citation