Aplikasi Pupuk Organik dan Bakteri Pelarut Fosfat untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Tomat dan Aktivitas Mikroba Tanah

No Thumbnail Available
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Indonesian Center for Horticulture Research and Development
Abstract
Description
ABSTRAK. Pemanfaatan bahan organik untuk budidaya tomat dewasa ini difokuskan untuk menekan penggunaanbahan kimia yang berlebihan, sehingga kerusakan lingkungan dapat diminimalkan. Percobaan dilaksanakan di DesaCidawu, Cibodas, Cianjur (1.250 m dpl.), sejak Januari sampai Desember 2007. Pupuk organik yang digunakanyaitu kompos dan kotoran ayam + sekam, sedangkan pupuk hayati yaitu bakteri pelarut fosfat (phosphatesolubilizing bacteria = PSB). Tujuan percobaan adalah mendapatkan inokulan yang efektif untuk meningkatkanpertumbuhan dan hasil tomat, serta menstimulasi aktivitas mikroba dan enzim fosfatase di dalam tanah. Percobaanmenggunakan rancangan acak kelompok dengan lima perlakuan, yaitu tanpa pemupukan maupun inokulan (K),pemberian inokulan PSB (P1), pemberian kompos (P2), pemberian kotoran ayam+sekam (P3), dan pemberianpupuk kimia NPK (P4), masing-masing dengan tiga kali ulangan. Varietas tomat yang digunakan adalah Gondol.Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik atau inokulan PSB dapat meningkatkan pertumbuhantanaman tomat dan hasil buahnya, serta populasi PSB dan aktivitas enzim fosfatase di dalam tanah. Pemberianinokulan PSB menghasilkan peubah tinggi tanaman tomat tertinggi (108,3 cm) dibandingkan dengan kontrol (72,3cm), dan meningkatkan hasil buah sebanyak 88,2% dibandingkan dengan kontrol, dan juga lebih tinggi daripadapemberian pupuk kimia NPK. Peningkatan tertinggi populasi PSB dan aktivitas enzim fosfatase asam serta basadalam tanah setelah panen tomat juga diperoleh dari pemberian inokulan PSB dibandingkan dengan perlakuanlain. Implementasi inokulan PSB dan pupuk organik secara meluas dalam pembudidayaan tomat diharapkandapat mendorong peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu buah tomat untuk memenuhi kebutuhan pasar.ABSTRACT. Suliasih, S. Widawati, and A. Muharam. 2010. The Application of Organic Fertilizers andPhosphate Solubilizing Bacteria to Increase the Growth of Tomato and Soil Microbial Activities. The use oforganic matters on tomato cultivation is focused to decrease the utilization of chemical substances for minimizingenvironmental degradation. An experiment was conducted at Cidawu Village, Cibodas, Cianjur (1,250 m asl.) todetermine the suitable and effective inoculant to increase the growth of tomato plants, and also to stimulate soil microbialactivities. The tomato variety used was Gondol. The organic fertilizers were compost, chicken dung plus rice husk,and phosphate solubilizing bacteria (PSB), as a biofertilizer. A randomized block design with three replications wasutilized in this experiment. The treatments consisted of without organic fertilizers or PSB (control) (K), inoculationof PSB (P1), application of compost (P2), (4) application of chicken dung plus rice husk (P3), and application of thechemical fertilizer (NPK) (P4). The results showed that the application of organic fertilizers and PSB increased thegrowth of tomato plants and also PSB population, acid, and alkaline phosphatase activities in the soil after harvesting.The inoculation of PSB resulted in heighest plant height (108.3 cm) compared to control (72.3 cm) and also thehighest tomato yield compared to the control treatment (88.2%), and even it was higher than the yield caused by theapplication of the chemical fertilizer. The highest increase of PSB population and the activities of acid and alkalinephosphatase enzymes in soil after harvesting was also caused by the application of the PSB inoculant compared to theother treatments. The applications of organic fertilizers and PSB for wide scale cultivation of tomato expectantly playan important role for increasing production, productivity, and quality of tomato to fulfill market demand for the product.
Keywords
Lycopersicon esculentum; Organic fertilizers; Phosphate solubilizing bacteria; Acid and alkaline phosphatase enzymes
Citation