Pengembangan Cadangan Pangan Nasional dalam Rangka Kemandirian Pangan

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator Hermanto, nFN
dc.date 2013-04-18
dc.date.accessioned 2020-11-06T02:27:14Z
dc.date.available 2020-11-06T02:27:14Z
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/fae/article/view/3840
dc.identifier 10.21082/fae.v31n1.2013.1-13
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/10406
dc.description EnglishFood reserve is essential in stabilizing domestic food supplies. According to the Law No. 18/2012 on Food, national food reserve system should meet two principles, namely: (1) the reserve should be mainly built upon the national food production, and (2) the reserve is a multi-layer reserve system. Since there are diversified local food sources, the national food reserve system can be functioned as sources of diversified food supplies for the society. Indonesia needs to build a robust and resilience national food reserve due to increases in threat of global food crisis, volatility of global food supplies and prices, risks of natural disasters, and relatively large numbers of food insecure people. Indonesia adopts the stock based on the utilization ratio method in determining the Government Rice Reserve. It is advisable to harmonize quantities and kinds of food reserves managed by Central Government, Local Governments, private sector, and community. IndonesianCadangan pangan merupakan sumber pangan penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan pada saat di luar musim panen dan di daerah defisit pangan. Menurut Undang Undang No 18/2012 Tentang Pangan, ada dua prinsip dalam pembentukan cadangan pangan nasional yang harus dipenuhi, yaitu: (1) bahwa cadangan pangan diutamakan bersumber dari produksi dalam negeri, dan (2) bahwa cadangan pangan nasional merupakan suatu sistem cadangan berlapis. Karena ketersediaan sumber pangan lokal yang beragam, maka cadangan pangan nasional dapat menjadi sumber bagi penyediaan pangan yang beragam bagi masyarakat. Kebutuhan akan cadangan pangan nasional yang kokoh dan mandiri semakin meningkat, karena meningkatnya ancaman krisis pangan global, meningkatnya gejolak pasokan dan harga pangan dunia, meningkatnya ancaman bencana alam, serta masih banyaknya jumlah penduduk miskin dan rawan pangan di Indonesia. Pemeritah Indonesia menentukan jumlah cadangan pangannya berdasarkan rasio antara stok dengan konsumsi pangan yang disesuaikan dengan ketersediaan dana Pemerintah. Untuk mengelola cadangan pangan nasional yang efektif dan efisien, perlu harmonisasi jumlah dan jenis cadangan pangan Pemerintah, Pemerintah Daerah,  swasta dan masyarakat. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/fae/article/view/3840/3188
dc.rights Copyright (c) 2016 Forum Penelitian Agro Ekonomi en-US
dc.source Forum penelitian Agro Ekonomi; Vol 31, No 1 (2013): Forum Penelitian Agro Ekonomi; 1-13 en-US
dc.source 2580-2674
dc.source 0216-4361
dc.subject food self-reliance; food reserve; food crisis; food insecurity; kemandirian pangan; cadangan pangan; krisis pangan; kerawanan pangan en-US
dc.title Pengembangan Cadangan Pangan Nasional dalam Rangka Kemandirian Pangan en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account