Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Nugraha, Yudhistira"

Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Evaluasi Karakter Agronomi dan Hasil Galur-galur Harapan Padi Sawah Potensi Hasil Tinggi
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Heni Safitri, Heni; Abdullah, Buang; Nugraha, Yudhistira; Cahyono
    Abstrak Potensi hasil dan karakter agronomi baik merupakan tujuan utama kegiatan pemuliaan tanaman padi. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakter morfologi dan hasil galur-galur padi sawah yang sudah dihasilkan oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi). Materi penelitian yang digunakan adalah 46 galur harapan padi dan 4 varietas pembanding, yaitu Ciherang (varietas beras putih berdaya hasil tinggi), Inpari 19 (varietas padi sawah berumur sangat genjah), Inpari 24 (varietas beras merah) dan Inpari 33 (varietas padi sawah tahan wereng batang cokelat). Percobaan dilakukan di Kebun Perobaan Pusakanegara, Subang, Jawa Barat pada bulan Januari-April 2017. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Hasil percobaan menunjukkan lima galur harapan dengan hasil gabah kering tertinggi adalah B14667E-MR-8-1 (6,53 ton/ha), B13824D-RS*1-2-MR-18-1-4 (6,40 ton/ha), B13840E-MR-39-5-2-3-2 (6,03 ton/ha), B14484E-MR-51-1-1-5 (5,97 ton/ha) dan B13823E-MR-25-1-1 (5,90 ton/ha). Ciherang mempunyai hasil gabah kering giling 5,00 ton/ha. Abstract Yielding potential and agronomic characters is the main purposes in rice breeding program. The study aims to identify the morphological and yield characters of irrigated rice lines produced by Indonesian Rice Research Institute (ICRR). The material used in this research were 46 irrigated rice genotypes and 4 varieties, namely Ciherang (high yielding rice variety), Inpari 19 (early matured rice variety), Inpari 24 (brown rice) and Inpari 33 (rice variety resistant to brown plant hopper). The experiment was conducted at Pusakanegara Experimental Station, Subang, West Java in January-April 2017. The experiment used a randomized complete block design (RCBD) with three replications. The results showed that five lines that have high yield were B14667E-MR-8-1 (6,53 ton/ha), B13824D-RS*1-2-MR-18-1-4 (6,40 ton/ha), B13840E-MR-39-5-2-3-2 (6,03 ton/ ha), B14484E-MR-51-1-1-5 (5,97 ton/ha) dan B13823E-MR-25-1-1 (5,90 ton/ha). While Ciherang produced 5,00 ton/ha rice grain.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Mutu Fisik, Mutu Giling Dan Karakter Fisikokimia Beberapa Galur Padi Genjah Dan Sangat Genjah
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Mardiah, Zahara; D. Ardhiyanti, Shinta; Nugraha, Yudhistira; Dewi Indrasari, Siti; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)
    Ketersediaan beras menjadi isu yang paling penting dalam menjamin keamanan pangan, terutama di negara dengan beras sebagai makanan pokok seperti Indonesia. Pengembangan varietas padi genjah dan sangat genjah dengan produktivitas yang tinggi, tahan hama dan penyakit utama, dan kualitas gabah yang lebih baik menjadi salah satu solusi untuk masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisik, mutu giling dan karakter fisikokimia 11 galur genjah dan 5 galur sangat genjah. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia BB Padi pada tahun 2011. Menurut SNI mutu gabah No.0224-1987 / SPI-TAN / 01/01/1993, sebagian besar sampel tidak memenuhi persentase maksimum butir hampa dan benda asing yaitu minimum 3% dan 1% berturut-turut, memenuhi persentase maksimum beras rusak dan butir kuning dari mutu II (maks 5%); memenuhi persentase maksimum beras kapur dan gabah muda dari mutu I (maks 1%); memenuhi persentase maksimum butir merah dari mutu I (maksimum 1%). Menurut SNI mutu beras 6128: 2015, sebagian besar sampel memenuhi persentase minimal beras kepala dari mutu medium II (min 73%); memenuhi persentase maksimum beras patah dari mutu medium III (maks 35%); memenuhi persentase maksimum beras menir dari mutu medium II (maks 5%); memenuhi persentase maksimum beras kapur dari mutu medium II (3%); memenuhi persentase maksimum butir kuning/rusak dari mutu medium III (maks 5%). Terdapat 15 varietas yang mengandung kadar amilosa sedang (20-25%) dengan karakter sebagai berikut: 7 varietas dengan konsistensi gel lembut, 8 varietas dengan konsistensi gel menengah, 14 varietas dengan suhu gelatinisasi tinggi, 1 varietas dengan suhu gelatinisasi sedang, 1 varietas dengan suhu gelatinisasi rendah. Sedangkan 1 varietas dengan kandungan amilosa tinggi (>25%) memiliki konsistensi gel keras dan suhu gelatinisasi tinggi. Galur sangat genjah memiliki rendemen 60-70% sedangkan galur genjah memiliki persentase beras kepala 69-72%. Persentase beras kepala dari galur-galur sangat genjah menunjukkan lebih tinggi (rata-rata 92,5%) dibandingkan dengan galur-galur genjah (82,1%). Galur-galur tersebut memiliki potensi karakteristik yang baik untuk dilepas sebagai varietas baru.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pemurnian dan Pemutihan - Pelepasan Varietas Padi Lokal
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Sitaresmi, Trias; Susanto, Untung; Nugraha, Yudhistira; Handoko, Dody; Satoto
    Abstrak Penampilan pertanaman padi lokal lebih bervariasi dalam karakteristik agronominya. Penggunaan bahan tanaman yang kurang murni tidak dianjurkan, karena akan menyebabkan kesulitan di dalam menentukan tatacara pengelolaan tanaman yang tepat. Kegiatan perbaikan potensi agronomi varietas lokal melalui pemurnian dan pemutihan diharapkan dapat meningkat nilai guna varietas lokal, terutama terakit dengan ketersediaan benih bermutu. Pemurnian dan pelepasan varietas lokal secara garis besar meliputi kegiatan seleksi dan uji observasi, pendaftaran Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), serta pelepasan varietas. Metode seleksi untuk pemurnian varietas lokal (landrace) dapat dilakukan dengan metode seleksi galur murni atau seleksi massa. Dalam rangka proses pemutihan, perlu dilakukan uji observasi daya hasil dilakukan minimal 2 unit selama musim kemarau dan musim hujan di wilayah pengembangan. Proses pemutihan varietas lokal harus melibatkan instansi penyelenggara pemuliaan. Varietas yang telah diputihkan/dilepas memperoleh legalitas bagi upaya produksi benih bermutu dan bersertifikat. Tulisan ini membahas tentang perkembangan varietas lokal, dan tahapan/proses teknis pemurnian dan pemutihan/pelepasan varietas lokal sehingga diharapkan dapat memberikan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam pemurnian dan pelepasan padi varietas lokal. Abstract Performance of local rice cultivars is more varied in their agronomic characteristics. The use of less uniform plant material is not recommended, as it will lead to 479 difficulties in determining crop management practice. The improvement of agronomic potential of local variety through purification and releasing variety is expected to increase value of local variety, especially with the availability of quality seeds. Purification and release of local varieties activity include selection and observation trial, registration of Plant Variety Protection (PVP), and release of variety. The method of selection for purification of local varieties (landrace) can be done by pure line selection or mass selection methods. It is necessary to conduct observational yield trial at least 2 units during dry season and wet season in origin area. Process of purification to releasing variety needs collaboration with breeders or breeding institutions. Released varieties obtain legality for quality and certified seed production efforts. This paper discusses the development of local varieties, and the technical processes of purification and releasing of local varieties to provide information to interested parties in the purification and releasing of local varieties of rice.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Rekomendasi Budidaya Padi untuk Berbagai Agroekosistem
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2022) Sasmita, Priatna; Sastro, Yudi; Satoto; Nugraha, Yudhistira; A, Agus Wahyana; Hairmansis, Aris; Suprihanto; Hasmi, Idrus; Zusanti, Zuziana; Rumanti, Indrastuti Apri; Rahmini; Handoko, Dody Dwi; Agustini, Nurwulan
    Upaya mewujudkan kedaulatan pangan merupakan komitmen pemerintah yang tiada henti dilakukan melalui peningkatan produksi padi. Strategi peningkatan produksi nasional saat ini dan kedepan ditem puh melalui peningkatan produktivitas (intensifikasi) dan perluasan areal tanam, baik melalui peningkatan Indek Pertanaman (IP) maupun perluasan lahan baku sawah. Upaya tersebut optimis dapat direalisasikan karena tersedianya berbagai inovasi dan teknologi hasil penelitian, terutama yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), meskipun teknologi tersebut baru sebagian yang diterapkan oleh petani. Saat ini produksi padi nasional sudah mencapai angka 56,54 juta ton GKG. Kementerian Pertanian pada tahun 2020 mentargetkan peningkatan produksi padi nasional sebesar 7%. Aspek penting yang menjadi perhatian dalam peningkatan produksi padi tersebut antara lain adalah peningkatan efisiensi dan pelestarian lingkungan karena berkaitan dengan daya saing produksi berkelanjutan yang didasarkan pada agroekosistem padi.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback