ARAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN LAHAN RAWA LEBAK

Show simple item record

dc.contributor.author 1. Dedi Nursyamsi 2. Muhammad Alwi 3. Muhammad Noor 4. Khairil Anwar 5. Eni Maftuah 6. Izhar Khairullah 7. Isdijanto Ar-Riza 8. Suaidi Raihan 9. R. Smith Simatupang 10. Noorginayuwati 11. Ahmadi Jumberi
dc.date.accessioned 2019-10-15T07:09:30Z
dc.date.available 2019-10-15T07:09:30Z
dc.date.issued 2014-08
dc.identifier.isbn 978-602-1520-76-5
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/8299
dc.description.abstract Pengembangan lahan (land development) disyaratkan untuk mewadahi tiga keadaan masyarakat yaitu, l) masyarakat hegemoni, 2) masyarakat epistemologis, dan 3) masyarakat ekologis. Masyarakat hegemoni, epistemologis, dan ekologis mempunyai perbedaan dasar pendekatan dalam pengembangan. Kalau masyarakat hegemoni mendasarkan pengembangan atas keinginan atau kekuasaan, masyarakat epistemologis mendasarkan pada pengetahuan sebagai pedoman dalam mentransformasi, dan masyarakat ekologis mendasarkan pada asas kesesuaian dengan lingkungan. Pendekatan yang hanya didasarkan kekuasaan (hegemon i) dan pengetahuan (epistemologi), tanpa kesesuaian lingkungan (ekologis) lebih bersifat konstruktif, tetapi tidak adaptif. Namun, apabila pengembangan hanya didasarkan kekuasaan dan lingkungan, tanpa pengetahuan menjadi bersifat adaptif, tetapi tidak konstruktif. Demikian juga kalau hanya berdasarkan kekuasaan dan pengetahuan akan bersifat destruktif, tetapi tidak adaptif. en_US
dc.publisher IAARD Press en_US
dc.subject ARAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN LAHAN RAWA LEBAK en_US
dc.title ARAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN LAHAN RAWA LEBAK en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account