Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorMuryati, -
dc.creatorHasyim, Ahsol
dc.creatorde Kogel, W J
dc.date2007-03-31
dc.date.accessioned2018-05-02T06:25:09Z
dc.date.available2018-05-02T06:25:09Z
dc.date.issued2007-03-31
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/928
dc.identifier10.21082/jhort.v17n1.2007.p%p
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/823
dc.descriptionABSTRAK. Penelitian ini bertujuan mengetahui distribusi dan diversitas spesies lalat buah di Sumatera Barat dan Pulau Kundur Kabupaten Karimun, Riau. Penelitian dilakukan dengan metode survei mulai bulan Juni 2003 – Desember 2004. Lalat buah ditangkap menggunakan perangkap yang terbuat dari botol bekas air mineral yang di dalamnya digantungkan kapas yang telah dibasahi dengan metil eugenol dan cue lure. Lalat buah hasil tangkapan dibawa ke Laboratorium Proteksi Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Solok untuk diidentifikasi menggunakan kunci identifikasi elektronik Cabikey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari semua lokasi penelitian diperoleh 45 spesies lalat buah (2 spesies belum teridentifikasi). Tiga spesies lalat buah ditemukan di semua lokasi penelitian, yaitu B. albistrigata, B. carambolae, dan B. papayae. Keragaman spesies lalat buah paling tinggi ditemukan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat dan Pulau Kundur, berturut-turut ditemukan 30 spesies dan 25 spesies lalat buah. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai informasi terutama bagi karantina sebagai dasar untuk memperketat aturan mengenai keluar masuknya buah-buahan dari dan ke suatu daerah sehingga spesies-spesies yang ada di daerah tertentu terutama daerah yang mempunyai diversitas spesies tinggi tidak masuk ke daerah lain.ABSTRACT. Muryati, A. Hasyim, and W.J. de Kogel. 2007. Distribution of Fruit Fly Species at West Sumatera and Riau. The objective of the research was to understand the distribution and diversity of the fruit flies species at West Sumatera and Kundur Island. The research was done by survey method on June 2003 to December 2004. Fruit flies were trapped by using methyl eugenol and cue lure attractant that were hung inside of traps made from used bottle of mineral water. The fruit flies that were caught brought to the Plant Protection Laboratory of Indonesian Tropical Fruit Research Institute for identification purpose by using electronic identification key Cabikey. Forty five fruit fly species spread on the whole research location (2 species were not yet identified). Three species of fruit fly found in the whole research locations, i.e. B. albistrigata, B. carambolae, and B. papayae. Solok Regency and Kundur Island had the most species diversity than other locations, which were found 30 and 25 species fruit flies, respectively. This information useful for quarantine regulation to prevent the spreading of fruit fly species to other areas.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/928/790
dc.rightsCopyright (c) 2013 Indonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en-US
dc.source2502-5120
dc.source0853-7097
dc.sourceJurnal Hortikultura; Vol 17, No 1 (2007): Maret 2007en-US
dc.titleDistribusi Spesies Lalat Buah di Sumatera Barat dan Riauen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record