Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorArinasa, Ida Bagus Ketut; Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali - LIPI, Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali 82191
dc.date2016-04-13
dc.date.accessioned2018-05-02T06:25:06Z
dc.date.available2018-05-02T06:25:06Z
dc.date.issued2016-04-13
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/3233
dc.identifier10.21082/jhort.v25n2.2015.p142-149
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/801
dc.descriptionABSTRAK. Begonia tuberosa Lmk. merupakan salah satu jenis tanaman hias yang mempunyai nilai estetika dan ekonomi tinggi. Permasalahan yang dialami dalam perbanyakan tanaman ini adalah sulitnya setek berakar, setek cepat busuk, dan terbatasnya ketersediaan bibit di pasaran. Penelitian merupakan percobaan pot yang dilakukan di dalam Rumah Kaca Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya Bali - LIPI pada ketinggian tempat 1.250 m dpl. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat pengatur tumbuh tanaman (Rootone-F) dan panjang setek pucuk pada pertumbuhan Begonia tuberosa Lmk. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi Rootone-F (0, 150, 300, dan 450 mg/l) dan faktor kedua adalah panjang setek pucuk (5; 7,5; dan 10 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi Rootone-F dan panjang setek pucuk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap semua variabel yang diukur. Jumlah akar terbanyak diperoleh pada panjang setek 10 cm rerata sebanyak 18,25 buah dan tidak berbeda nyata dengan panjang setek 5 dan 7,5 cm. Berat kering oven total tiga ulangan bibit tertinggi diperoleh pada konsentrasi optimum 300 mg/l adalah 1,36 g dengan persentase penambahan secara berturut-turut sebesar 227,14; 70,92; dan 72,22% bila dibandingkan dengan berat total kering oven tiga ulangan bibit pada konsentrasi Rootone-F 0,150 dan 450 mg/l masing-masing 0,42; 0,80; dan 0,79 g. Panjang setek pucuk 10 cm memberikan pertumbuhan bibit B. tuberosa Lmk. tertinggi yang ditunjukkan dengan berat total kering oven tertinggi sebesar 1,58 g, jika dibandingkan dengan panjang setek pucuk 5 cm dan 7,5 cm yaitu 0,36 g dan 0,83 g terjadi peningkatan secara berturut-turut sebesar 334,94% dan 90,10%. Pertumbuhan terbaik perbanyakan B. tuberosa Lmk. dengan setek batang diperoleh dengan panjang setek 10 cm dan diberikan penambahan konsentrasi Rootone-F 300 mg/l.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherIndonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/3233/2775
dc.rightsCopyright (c) 2016 Indonesian Center for Horticulture Research and Developmenten-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en-US
dc.source2502-5120
dc.source0853-7097
dc.sourceJurnal Hortikultura; Vol 25, No 2 (2015): Juni 2015; 142-149en-US
dc.titlePengaruh Konsentrasi Rootone-F dan Panjang Setek padaPertumbuhan Begonia tuberosa Lmk.en-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record