Penanganan Pascapanen Buah Pala

Show simple item record

dc.contributor.author Kementerian Pertanian, Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian
dc.contributor.other Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian en_US
dc.date.accessioned 2019-08-21T06:53:28Z
dc.date.available 2019-08-21T06:53:28Z
dc.date.issued 2019
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/7386
dc.description Pala adalah salah satu rempah-rempah Indonesia P yang memiliki banyak manfaat. Pala pertama kali ditemukan di Kepulauan Banda, Maluku, kemudian menyebar ke seluruh Indonesia. Pala dapat tumbuh dengan pemeliharaan minim sehingga banyak dikembangkan oleh perorangan maupun perusahaan. Pala termasuk tanaman berumur panjang dan daunnya tidak gugur sepanjang tahun sehingga baik untuk penghijauan. Umumnya pohon pala mulai berbuah pada umur 7 tahun dan pada umur 10 tahun telah berproduksi secara menguntungkan. Produksi pala akan terus meningkat dan akan mencapai puncaknya saat tanaman berumur 25 tahun. Pohon pala terus berproduksi sampai umur 60–70 tahun. Buah pala siap dipanen pada umur 9 bulan setelah pembungaan. Ciri buah siap panen yaitu warna buah kuning kecokelatan, beberapa buah mulai merekah (membelah) melalui alur belahnya, kulit biji (cangkang) berwarna cokelat tua sampai hitam dan mengilat, dan warna fuli memerah. Namun fuli ada pula yang berwarna putih, misalnya pada pala yang berasal dari Tidore. Buah yang sudah mulai membelah sebaiknya segera dipanen karena jika dibiarkan tetap di pohon selama 2-3 hari, buah akan membelah sempurna (terbelah dua) sehingga bijinya jatuh ke tanah. Selain itu kalau kena hujan, buah akan membusuk. Buah sebaiknya dipetik langsung dari pohon saat sudah masak petik. Buah yang sudah jatuh hendaknya diambil sedini mungkin agar terhindar dari serangan hama bubuk biji Poecilips myristiceae dan cendawan yang menyebabkan biji membusuk. Buah dipetik menggunakan galah yang dilengkapi keranjang penampung di bagian ujungnya. Dapat pula dengan memanjat pohon lalu buah dipetik dan dimasukkan ke dalam keranjang. Panen buah dengan cara dijatuhkan akan menurunkan kualitas biji yang dihasilkan. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian en_US
dc.subject Pala en_US
dc.subject Pascapanen en_US
dc.subject Research Subject Categories::J Handling, transport, storage, and protection of agricultural products/ Penanganan, trasnpor, penyimpanan dan perlindungan hasil pertanian::J11 Handling, transport, storage and protection of plant products en_US
dc.title Penanganan Pascapanen Buah Pala en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account