KEMISKINAN DI LAHAN PASANG SURUT KALIMANTAN SELATAN

Show simple item record

dc.contributor.author M. Djamhuri, Noorginayuwati, Rosita G.,Rachmadi R.
dc.date.accessioned 2019-07-17T06:52:23Z
dc.date.available 2019-07-17T06:52:23Z
dc.date.issued 1996
dc.identifier.isbn 979-8253-28-0
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/7071
dc.description.abstract Persoalan kemiskinan muncul hampir diseluruh pelosok tanah air, utamanya di kawasan lahan marginal, termasuk lahan pasang surut. Di Kalimantan Selatan, persoalan kemiskinan di lahan pasang surut sangat menonjol. Hasil kajian yang dilakukan oleh kantor Statistik (BPS) bekerjasama BAPPEDA setempat menunjukkan bahwa pada lahan ini diperkirakan masih terdapat 29,3% penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan penduduk umumnya terjadi karena masih terbatasnya kemampuan memanfaatkan sumber daya ekonomi yang dikuasai, baik sumber daya manusia, sumber daya alam, infrastruktur maupun kelembagaan. Akibatnya pendapatan mereka sangat rendah sehingga tidak mampu membeli kebutuhan pokoknya (Mubyarto, 1981). Paper ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran kemiskinan penduduk di lahan pasang surut. Analisis ditekankan pada tingkat kemiskinan itu sendiri, baik mengenai pendapatan per kapita, pengeluaran untuk pangan, kualitas perumahan, keadaan kesehatan maupun tingkat pendidikan. Disamping itu diuraikanjuga karakteristik faktor penentu kemiskinan dan alternatif cara penanggulangannya. Kabupaten Barito Kuala digunakan sebagai fokus pengamatan karena hampir seluruh wilayah kabupaten ini merupakan lahan pasang surut. en_US
dc.publisher Balittra en_US
dc.subject KEMISKINAN DI LAHAN PASANG SURUT KALIMANTAN SELATAN en_US
dc.title KEMISKINAN DI LAHAN PASANG SURUT KALIMANTAN SELATAN en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account