Browsing Lahan Rawa by Title

Browsing Lahan Rawa by Title

Sort by: Order: Results:

  • Agus Supriyo, B. Prayudi., M Thamrin, S. Umar, Balittra (Balittra, 1993)
    Pada masa mendatang,pembangunan pertanian untuk meningkatkan produksi, pendapatan dan gizi terutama dalam usaha mempertahankan swasembada pangan dihadapkan kepada berbagai tantangan yang semakin berat dan kompleks. Menyusutnya ...
  • Hidayat Dj. Noor, Isdijanto Ar-Riza, Chaerudin, Balittra (Balittra, 1993)
    Lahan rawa dangkal Kalimantan pada umumnya dihuni oleh penduduk lokal dan sudah sangat lama mengusahakan lahan tersebut sebagai lahan usaha pertanian. Luas pemilikan sangat bervariasi, yaitu antara 0,7-4 ha per keluarga. ...
  • Rachmadi Ramli, R. S. Simatupang, Isdijanto Ar-Riza, Balittra (Balittra, 1993)
    Dari seluas 2juta hektar lahan sulfat masam 575.000 hektar diantaranya ada di Kalimantan. Potensi yang demikian besar perlu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama penduduk yang ...
  • Proyek Penelitian Lahan Pasang Surut dan Rawa SWAMPS II (Balittra, 1991)
    Kendala yang dihadapi petani transmigran di lahan pasang surut meliputi agro-fisik, biologis, serta sosial-ekonomi. Kendala sosial- ekonomi berupa modal, tenaga kerja, organisasi petani, mutu dan jumlah prasarana, serta ...
  • Muhammad Noor, IsdijantoAr·Riza, Achmadi Jumberi (Balittra, 2007-11)
  • Muhammad Noor, IsdijantoAr·Riza, Achmadi Jumberi, Balittra (Balittra, 2007)
    Indonesia selain mempunyai kekayaan sumberdaya alam yang lu., :uga sumberdaya hayati yang besar, termasuk buah-buah eksotik. Eksotik mengandur arti aneh dan luar biasa (Echols dan Shadily, 1984). Dalam pengertian khusus ...
  • Herman Subagio, Muhammad Noor, Wahida Anisa Yusuf, Izhar Khairulah (IAARD Press, 2015)
    Indonesia pernah mencapai swasembada pangan pada 1984. Namun setelah itu kembali menjadi negara importer beras terbesar di dunia. Impor Indonesia setelah masa swambada setiap tahun meningkat rata-rata antara 1-2juta ton. ...
  • M.Yusuf Maamun, Silvia Sunarno, Yanti Rina (Balittra, 1996)
    Sampai saat ini di Indonesia masih terdapat lebih kurang 27 juta penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan, sebagian besar adalah masyarakat petani. Kemiskinan membuat terbatasnya kemampuan untuk memanfaatkan sumber ...
  • Rosita Galib, Balittra (Balittra, 1996)
    Studi pemasaran jagung di Kalimantan Selatan. Untuk meningkatkan produktivitas jagung di lahan kering dan sekalilgus pendapatan petani, telah dilakukan studi pemasaran jagung untuk mengetahui saluran pemasarannya, efisiensi ...
  • Noorginayuwati, Achmadi J, M Najib (Balittra, 1996)
    Indonesia telah berhasil meningkatkan taraf hidup rakyat, namun persoalan kemiskinan masih muncul hampir diseluruh pelosok tanah air, utamanya di lahan-lahan marginal seperti lahan pasang surut. Menurut PSE (1991), kemiskinan ...
  • Rumansjah Itjin, Isdijanto Ar-Riza dan Muhammad Noor (Balittra, 1996)
    Biro Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa dari 27,2 juta penduduk miskin Indonesia pada tahun 1990 terdapat 9,4 juta (34,55%) bermukim di kota dan sisanya 17,8 juta (65,45%) berdomisili di desa. Walaupun Indonesia telah ...
  • Masganti... et al (Balittra, 2019-08)
    Proyek Pembukaan Persawahan Pasang Surut (1979-1984) dan Proyek Pembukaan Lahan Gambut (PLG) Sejuta Hektar di Kalimantan Tengah (1996-1999) menjadi catatan sejarah dalam pengembangan lahan rawa. Sejarah pengembangan lahan ...
  • Rachmadi Ramli, Nurul Fauziati, Agus Supriyo (Balittra, 1996)
    Kemiskinan merupakan resultante dari ketersediaan sumber daya alam dan tingkat kemampuan masyarakat yang memanfaatkannya. Ada dua pengertian kemiskinan, yaitu kemiskinan relatif dan kemiskinan absolut yang memberikan ...
  • Rosita Galib, M. Thamrin, Rismarini Zuraida (Balittra, 1996)
    Kemiskinan merupakan permasalahan serius dalam pembangunan. Menurut Bank Dunia (1990) penduduk miskin adalah penduduk yang mempunyai kapasitas pengeluaran dari US $ 370/th atau Rp 740.000/th. Kreteria penduduk atau desa ...
  • Muhammad Saleh, lzhar Khairuliah, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Iarrd Press, 2014-04)
    Ekosistem rawa memiliki keanekaragaman hayati tanaman hortikultura seperti buah-buahan dan sayuran. Keberadaan tanaman buah-buahan lokal di lahan rawa akhir akhir ini menjadi terancam disebabkan oleh beberapa faktor, ...
  • lzhar Khairullah, Muhammad Saleh, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Iarrd Press, 2014-04)
    Lahan rawa merupakan salah satu agroekosistem yang memiliki keragaman jenis tanaman spesifik, termasuk tanaman pangan. Hal ini karena beragamnya lingkungan tumbuh di lahan rawa akibat beragamnyajenis tanah dan tipe ...
  • lzhar Khairullah dan Muhammad Saleh, Balittra (IAARD Press, 2014)
    L ahan raw a merupakan salah satu agroekosistem yang memiliki keragaman jenis tanaman spesifik, termasuk tanaman pangan. Hal ini karena beragamnya lingkungan tumbuh di lahan rawa akibat beragamnyajenis tanah dan tipe ...
  • Nurita dan Nurul Fauziati (Balittra, 2007)
    Pemanfaatan lahan gambut akan menunjang pembangunan pertanian di Indonesia mengingat luasnya yang mencapai 10,4 juta hektar dan 6,79 juta hektar terdapat di Kalimantan. Lahan gambut, terutama gambut dangkal mempunyai ...
  • Masganti, Balittra (Balittra, 1995-04)
    Tanah podsolik merah kuning merupakan jenis tanah utama dan terluas di Indonesia dengan luas 38,4 juta ha, tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Irian Jaya dan Jawa (pusat Penelitian Tanah, 1981). Dengan ...

Search Repositori


Browse

My Account