Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorLubis, Adrian Darmawan; Pusat Pengkajian Kebijakan Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan
dc.creatorNuryanti, Sri; Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
dc.date2016-08-26
dc.date.accessioned2019-02-25T02:18:23Z
dc.date.available2019-02-25T02:18:23Z
dc.date.issued2011
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/akp/article/view/4191
dc.identifier10.21082/akp.v9n2.2011.143-156
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/6723
dc.descriptionIndonesia dan Malaysia bersama dengan negara ASEAN lainnya telah melakukan liberalisasi perdagangan melalui perjanjian ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA). Liberalisasi tersebut dimulai dengan pelaksanaan Early Harvest Program (EHP) pada tahun 2005. Dengan menggunakan analisis daya saing Revealed Symetric Comparative Advantage (RSCA), Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP), dan analisis regresi berganda diketahui bahwa daya saing biji kakao Indonesia di pasar China terhadap Malaysia ternyata tidak meningkat sejak pelaksanaan ACFTA. Daya saing ekspor biji kakao Indonesia di pasar China telah memasuki tahap kematangan. Malaysia telah menghentikan ekspor biji kakao ke China dan menggeser ke produk setengah jadi. Indonesia tidak meraih keuntungan dalam perdagangan bebas ACFTA hanya dengan mengekspor produk primer seperti biji kakao ke China. Oleh karena itu, Indonesia harus mengekspor produk kakao seperti kakao bubuk, kakao pasta dan lemak kakao untuk memperoleh nilai tambah dan memperbaiki daya saing kakao di pasar China maupun internasional.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherPusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanianen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/akp/article/view/4191/3534
dc.rightsCopyright (c) 2016 Analisis Kebijakan Pertanianen-US
dc.sourceAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol 9, No 2 (2011): Analisis Kebijakan Pertanian; 143-156en-US
dc.sourceAnalisis Kebijakan Pertanian; Vol 9, No 2 (2011): Analisis Kebijakan Pertanian; 143-156id-ID
dc.source2549-7278
dc.source1693-2021
dc.subjecten-US
dc.subjectliberalisasi; ACFTA; daya saing; kakao; liberalization; ACFTA; competitiveness; cocoaen-US
dc.titleAnalisis Dampak ACFTA dan Kebijakan Perdagangan Kakao di Pasar Domestik dan Chinaen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typeid-ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record