ASPEK SOSIAL EKONOMI PENDAYAGUNAAN LAHAN GAMBUT DI KALIMANTAN SELATAN

Show simple item record

dc.contributor.author Muhammad Djamhuri, Balittra
dc.date.accessioned 2019-01-17T00:23:51Z
dc.date.available 2019-01-17T00:23:51Z
dc.date.issued 1996
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/6402
dc.description.abstract Aspek sosial ekonomi pendayagunaan lahan gambut di Kalimantan Selatan. Penelitian tentang aspek sosial ekonomi pendayagunaan lahan gambut ini bertujuan untuk mendapatkan data dasar tentang pendayagunaan lahan gambut, terutama mengenai ketersediaan sumberdaya petani, pola usahatani, biaya dan pendapatan petani. Metode penelitian yang digunakan adalah "sampling survey". Ada tiga desa yang diambil sebagai contoh, yaitu Karya Baru, Tabunganen Tengah dan Tanggul Rejo. Dari masing-masing desa tersebut, secara acak sederhana, diambil 10 petani sebagai contoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di lahan ini kebanyakan menggunakan pola usahatani sistem campuran, terutama pada lahan pekarangan dan kebun. Pada lahan sawah sebagian besar petani menggunakan pola monokultur padi sekali setahun. Dengan menggunakan pola tersebut pendapatan yang diterima petani di lahan ini untuk masing-masing tiga desa terpilih, Karya Baru, Tabunganen Tengah dan Tanggul Rejo cukup tinggi, yaitu rata-rata sebesar Rp 583.975,-; Rp 2.530.000,- dan Rp 562.500,-. Pendapatan petani di desa Tanggul Rejo akan lebih besar lagi bila tanaman kelapa nanti sudah berbuah. en_US
dc.publisher Balittra en_US
dc.subject ASPEK SOSIAL EKONOMI PENDAYAGUNAAN LAHAN GAMBUT DI KALIMANTAN SELATAN en_US
dc.title ASPEK SOSIAL EKONOMI PENDAYAGUNAAN LAHAN GAMBUT DI KALIMANTAN SELATAN en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account