Pengaruh Jarak Tanam Jagung Manis dan Varietas Kedelai terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedua Tanaman dalam Sistem Tanam Tumpangsari

Abstract
Description
Tumpangsari tanaman jagung manis dan kedelai memiliki beberapa keuntungan, yaitu meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, mengurangi serangan OPT, menambah kesuburan tanah terutama unsur Nitrogen dan mendapatkan hasil panen dari beragam komoditas. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh jarak tanam tanaman jagung manis dan varietas tanaman kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dan kedelai, serta mengetahui Nisbah Kesetaraan Lahan (NKL) pada sistem tanam tumpangsari. Penelitian dilaksanakan di KP Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo pada bulan Januari hingga April 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial diulang tiga kali. Faktor ke-1 adalah jarak tanam jagung (80 cm× 20 cm, 100 cm × 20 cm, dan 120 cm × 20 cm), dan faktor ke-2 adalah varietas kedelai (Dena 1, Dena 2 dan Burangrang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumpangsari jagung manis dengan kedelai pada jarak tanam jagung yang diuji tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kedua tanaman. Hasil jagung manis tertinggi diperoleh pada jarak tanam 80 cm × 20 cm. Hasil biji kedelai varietas Dena 1, Dena 2 ,dan Burangrang pada sistem tanam tumpangsari dengan jagung manis dengan jarak tanam antar baris jagung 80-120 cm tidak berbeda. Efisiensi penggunaan lahan tertinggi diperoleh pada tumpangsari jagung manis dengan jarak tanam 80 cm × 20 cm dan varietas kedelai Dena 2, tetapi yang mempunyai kelayakan ekonomi tertinggi adalah dengan kedelai varietas Burangrang.
Keywords
Citation
Collections