PENGARUH PUPUK P DAN MIKORIZA TERHADAP PRODUKSI DAN MUTU SIMPLISIA PURWOCENG

Show simple item record

dc.contributor Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat en-US
dc.creator Djazuli, Muhamad
dc.date 2016-09-27
dc.date.accessioned 2018-06-04T07:17:39Z
dc.date.available 2018-06-04T07:17:39Z
dc.date.issued 2011
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/1852
dc.identifier 10.21082/bullittro.v22n2.2011.%p
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/3610
dc.description Purwoceng (Pimpinella pruatjan) merupa-kan salah satu tanaman obat asli Indone-sia berkhasiat afrodisiak yang hanya mam-pu tumbuh baik di dataran tinggi. Tanah di dataran tinggi umumnya mempunyai kan-dungan hara P rendah. Rendahnya kan-dungan hara P tersedia pada tanah ke-mungkinan disebabkan oleh tingginya daya serap P tanah tersebut. Untuk meningkat-kan ketersediaan hara P, produktivitas, dan mutu tanaman purwoceng, diperlukan teknologi pemupukan yang tepat. Untuk mencapai tujuan tersebut sebuah peneliti-an aplikasi pemupukan P dan mikoriza di-laksanakan di KP. Gunung Putri, Cianjur (1.500 m dpl) dengan menggunakan pot yang berisi 10 kg tanah Andosol dan pu-puk kandang. Percobaan faktorial disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 4 ulangan. Faktor pertama 4 dosis aplikasi mikoriza masing-masing M0 (tanpa mikori-za), M1 (10 g mikoriza/pot); M2 (20 g mi-koriza/pot), dan M3 (30 g mikoriza/pot), sedangkan faktor kedua adalah 4 dosis pe-mupukan P masing-masing P0 (tanpa pu-puk P), P1 (1 g SP-36/pot), P2 (2 g SP-36/ pot), dan P3 (3 g SP-36/pot). Hasil analisis statistik menunjukkan tidak adanya inte-raksi antara aplikasi pemupukan P dan mi-koriza terhadap pertumbuhan dan produksi purwoceng. Aplikasi mikoriza pada dosis 30 g mikoriza/pot (M3) mampu meningkat-kan produktivitas tanaman purwoceng pa-da 4 dosis pemupukan P yang diuji secara nyata. Sebaliknya, pemupukan P tidak ber-pengaruh terhadap pertumbuhan dan pro-duktivitas purwoceng. Perlakuan pemupuk-kan P tanpa pemberian mikoriza (M0) ter-lihat menurunkan beberapa bahan aktif di dalam simplisia purwoceng. Sebaliknya, pemupukan P yang dikombinasikan deng-an aplikasi mikoriza dosis 30 g/pot (M3) mampu meningkatkan kadar bahan aktif sitosterol, stigmasterol, saponin dan ber-gapten simplisia purwoceng masing-ma-sing 22, 44, 8,2, dan 19%. Terdapat inte-raksi yang nyata antara aplikasi P dan mi-koriza pada parameter jumlah populasi dan persentase infeksi mikoriza pada akar. Peningkatan dosis aplikasi mikoriza meningkatkan populasi dan persentase in-feksi mikoriza pada akar. Sebaliknya, pe-mupukan P dosis tinggi terlihat menekan populasi dan persentase infeksi mikoriza pada akar, sehingga untuk meningkatkan populasi dan efektivitas mikoriza pada akar purwoceng diperlukan ketersediaan P tanah yang tidak terlalu tinggi dan opti-mal bagi mikoriza. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/1852/5613
dc.source 2527-4414
dc.source 0215-0824
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT; 147-156 en-US
dc.source Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat; Vol 22, No 2 (2011): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT; 147-156 id-ID
dc.subject en-US
dc.title PENGARUH PUPUK P DAN MIKORIZA TERHADAP PRODUKSI DAN MUTU SIMPLISIA PURWOCENG en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account