Pengembangan Produk Jahe Kering dalam Berbagai Jenis Industri

Show simple item record

dc.contributor Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian en-US
dc.creator Yuliani, Sri
dc.creator Kailaku, Sari Intan
dc.creator Suyanti, nFN
dc.date 2016-10-24
dc.date.accessioned 2018-06-04T07:14:54Z
dc.date.available 2018-06-04T07:14:54Z
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bpasca/article/view/5400
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/3427
dc.description Jahe (Zingiber officinale Rosc) termasuk salah satu komoditas rempah dan obat yang juga merupakan tanaman prioritas dalam temu-temuan. Penggunaan jahe sangat sesuai untuk berbagai macam olahan karena selain mempunyai rasa dan aroma yang enak dan khas, juga memiliki fungsi sebagai obat yaitu untuk memperbaiki pencernaan, menambah nafsu makan, memperkuat lambung dan mencegah infeksi. Sebelum diolah lebih lanjut saat disimpan jahe segar memiliki beberapa kerugian seperti memerlukan banyak tempat (bulky), mutu dan flavour bervariasi tergantung pada umur, selama penyimpanan memungkinkan kehilangan minyak atsiri atau komponen lainnya. Pengembangan produk jahe kering dalam berbagai bentuk produk antara maupun produk jadi sangat menguntungkan dan belum jenuh, hal ini disebabkan karena permintaan pasar yang cukup tinggi baik di dalam maupun di luar negeri dengan demikian memberikan peluang untuk dikembangkan secara serius oleh petani, industri makanan dan minuman juga industri farmasi. Produk olahan jahe telah banyak beredar di pasaran untuk produk antara diantaranya adalah jahe kering (simplisia), bubuk, minyak jahe, oleoresin jahe dan mikrokapsul oleoresin jahe, sedangkan untuk produk jadi yang diusahakan oleh industri makanan dan minuman diantaranya adalah bumbu masak instan, pikel atau asinan jahe, anggur, sirup, permen jahe, wedang dan serbat jahe. Dalam industri farmasi jahe banyak digunakan untuk obat dalam (oral) produknya antara lain obat batuk dalam bentuk sirup (komix, OBH jahe), bentuk tablet/ kapsul zinaxin rapid untuk obat rematik dan untuk obat luar minyak jahe digunakan dalam bentuk balsam, parem kocok, koyo dan lain-lain. Makalah ini mengkaji berbagai usaha pengembangan produk jahe kering sebagai usaha pemanfaatan jahe untuk bahan baku industri. en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Buletin Teknologi Pasca Panen en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bpasca/article/view/5400/4594
dc.rights Copyright (c) 2016 Buletin Teknologi Pasca Panen en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 en-US
dc.source Buletin Teknologi Pasca Panen; Vol 5, No 1 (2009): Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian; 61-68 en-US
dc.subject en-US
dc.title Pengembangan Produk Jahe Kering dalam Berbagai Jenis Industri en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account