Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan Rawa

Show simple item record

dc.contributor.author Noor, Muhammad
dc.contributor.author Sulaeman, Yiyi
dc.contributor.other Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa en_US
dc.date.accessioned 2021-09-01T04:06:43Z
dc.date.available 2021-09-01T04:06:43Z
dc.date.issued 2021
dc.identifier.isbn 978-602-386-986-2
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/13269
dc.description.abstract Persoalan pangan menjadi perhatian besar dunia di tengah pandemik Covid 19. Pandemik Covid 19 diduga kuat berakibat pada penurunan produksi pangan dunia sehingga beberapa negara terancam rawan pangan, termasuk Indonesia sebagai salah satu negara importir beras dunia. Oleh karena itu, pemerintah secara mendadak menginisiasi pengembangan kawasan food estate di lahan rawa Kalimantan Tengah seluas 770.600 hektare hingga tahun 2023. Pada tahun 2020 ditargetkan 30.000 hektare terbangun kawasan food estate di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dengan memanfaatkan lahan-lahan rawa yang sudah establish, antara lain jaringan infrastruktur saluran tata air utamanya (DIR) cukup memadai. Sebenarnya, pengembangan lahan rawa mempunyai sejarah panjang dimulai pada awal kemerdekaan, yang dikenal dengan pembangunan kanal besar (anjir) untuk menghubungkan dua sungai besar di Kalimantan melalui Proyek Dredge, Drain and Reclamation (1956-1958), kemudian Proyek Pembukaan Persawahan Pasang Surut (1969-1985), dan Proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) Sejuta Hektare di Kalimantan Tengah (1995-1999). Pembukaan dan pengembangan lahan rawa di atas, terlepas dari belum dicapainya target, kiranya dapat menjadi pembelajaran bagi generasi selanjutnya dan hikmah bagi pelaksanaan pembangunan lahan rawa pada masa depan. Berbagai pengalaman, termasuk kegiatan survei (pemairan), pemetaan, eksplorasi, penelitian, dan pengembangan serta pengalaman dalam implementasi pengelolaannya telah dituangkan secara terperinci oleh penulis dalam buku ini sebagai informasi dan pengetahuan untuk mengenal lebih jauh tentang lahan rawa. Namun demikian, kami sadar tentu masih banyak misteri yang belum terungkap. Pemanfaatan dan pengelolaan lahan rawa selama ini masih banyak menyisakan perdebatan dan pertanyaan yang harus dijawab untuk memantapkan perencanaan pengembangan lahan rawa yang berkelanjutan ke depan. Dalam catatan penulis, pemegang kebijakan terkadang tidak konsisten dan lemah komitmennya sehingga pemanfaatan dan pengembangan lahan rawa terdistorsi, terutama dalam perihal lahan gambut. Pengembangan lahan rawa apa pun namanya perlu mendapatkan dukungan semua pihak untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan memajukan kesejahteraan umum. Pengembangan lahan rawa berhasil, apabila pemangku kepentingan mempunyai komitmen kuat dan konsisten dalam partisipasi bagi seluruh lapisan masyarakat yang terlibat, termasuk para investor yang tidak hanya melulu mengejar keuntungan. Buku Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan Rawa: Kearifan, Kebijakan, dan Keberlanjutan penting dan patut dibaca peneliti, penyuluh, civitas akademika, pemerhati, penyusun kebijakan, dan para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terkait dengan bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, lingkungan hidup, dan sosial-ekonomi masyarakat sebagai pengetahuan sekaligus menambah khazanah pustaka tentang lahan rawa. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher Balittra en_US
dc.subject Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan Rawa en_US
dc.title Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan Rawa en_US
dc.type Book en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account