Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorSutrisno, Nono; Balitklimat
dc.creatorHeryani, Nani; Balitklimat
dc.date2014-06-03
dc.date.accessioned2018-05-02T06:45:47Z
dc.date.available2018-05-02T06:45:47Z
dc.date.issued2014-06-03
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/view/1351
dc.identifier10.21082/jp3.v32n3.2013.p122-130
dc.identifier.urihttp://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/1215
dc.descriptionDegradasi atau penurunan kualitas lahan merupakan isu globalutama pada abad ke-20 dan masih menjadi isu penting dalam agendainternasional pada abad ke-21. Erosi tanah, kelangkaan air, energi,dan keanekaragaman hayati menjadi permasalahan lingkunganglobal sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Erosi tanahmenyebabkan degradasi lahan karena dapat menurunkan kualitastanah serta produktivitas alami lahan pertanian dan ekosistemhutan. Di Indonesia, laju erosi tanah pada lahan pertanian denganlereng 330% tergolong tinggi, berkisar antara 60625 t/ha/tahun,padahal banyak lahan pertanian yang berlereng lebih dari 15%,bahkan lebih dari 100% sehingga erosi tanah tergolong sangat tinggi.Konservasi tanah dan air mengarah kepada terciptanya sistempertanian berkelanjutan yang didukung oleh teknologi dan kelembagaanserta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat danmelestarikan sumber daya lahan serta lingkungan. Upaya untukmengurangi degradasi lahan dapat dilakukan melalui: 1) penerapanpola usaha tani konservasi seperti agroforestri, tumpang sari, danpertanian terpadu, 2) penerapan pola pertanian organik ramahlingkungan, dan 3) peningkatan peran serta kelembagaan petani.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherBadan Penelitian dan Pengembangan Pertanianen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/view/1351/1127
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jppp/article/view/1351/1128
dc.source2541-0822
dc.source0216-4418
dc.sourceJurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian; Vol 32, No 3 (2013): September 2013; 122-130en-US
dc.titleTEKNOLOGI KONSERVASI TANAH DAN AIR UNTUK MENCEGAH DEGRADASI LAHAN PERTANIAN BERLERENGen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US
dc.coverageen-US
dc.coverageen-US
dc.coverageen-US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record