Bioetika Penggunaan Agens Hayati untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman

No Thumbnail Available
Date
2009-12
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
BB Biogen
Abstract
Bioetika Penggunaan Agens Hayati untuk Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman. Agens hayati (AH) semakin semarak diteliti dan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk pengendalian hama dan penyakit tanaman atau organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Di samping memiliki potensi yang baik, AH juga berpotensi menimbulkan kerugian. Dalam kaitannya dengan bioetika pertanian, maka di samping harus efektif, AH juga harus aman terhadap manusia, hewan, dan organisme bukan sasaran. Untuk memastikan faktor keamanan tersebut, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Departemen Pertanian telah membentuk Komisi Agens Hayati (KAH) yang bertugas mengevaluasi keamanan, kemurnian, dan keefektifan AH untuk keperluan pengendalian (OPT), proses produksi, pengolahan hasil pertanian dan berbagai keperluan lainnya. Dalam pelaksanaannya, KAH melakukan evaluasi terhadap kelengkapan dokumen dari AH yang akan diimpor, serta evaluasi terhadap data hasil pengujian keamanan, kemurnian, dan keefektifan AH dari lembaga penguji independen di dalam negeri. Pada evaluasi dokumen, ada empat jenis informasi yang perlu dilengkapi adalah kejelasan identitas agens hayati dan formulanya, karakteristik biologi agens hayati (asal usul, spesifisitas target sasaran, mekanisme kerja, OPT dan tanaman sasaran, dan cara aplikasi), properti teknis (kompatibilitas dengan AH lokal), dan informasi tentang cara produksi, cara aplikasi, data efikasi, data keamanan terhadap manusia dan lingkungan (termasuk organisme non target). Sedangkan data hasil pengujian dari lembaga independen adalah aspek keamanan, kemurnian, dan efektifitas AH.
Description
Keywords
Agens hayati, pengujian keamanan dan keefektifan, Komisi Agens Hayati.
Citation